Bupati Sebut Penyuluh Agama Perannya Tinggi dan Mulia

oleh
Bupati Sintang Jarot Winarno menyalami penyuluh agama saat kegiatan pembinaan penyuluh agama di Rumah Adat Melayu.

BERITA-AKTUAL.COM – Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan bahwa penyuluh agama itu adalah ulama. Karena memilik tiga fungsi.  Yakni: pertama fungsi edukatif dan informatif dimana penyuluh agama itu memilik tanggung jawab untuk menyebarkan informasi yang baik, mengajak umat untuk hidup di jalan agama serta mengajak masyarakat untuk selalu berbuat baik.

“Fungsi yang kedua itu namanya fungsi konsultatif, dimana bapak/ibu harus siap menerima segala konsultasi permasalah dari umat. Tempat umat bertanya. Misal masyarakat mau memindahkan masjid. Atau mendirikan masjid, dan juga permasalah lainnya,” terang Jarot saat membuka kegiatan pembinaan penyuluh Agama Islam di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang, di Rumah Adat Melayu (RAM) Tepak Sireh, Selasa (18/2) pagi.

Kemudian dijelaskan Jarot, fungsi yang ketiga yakni fungsi advokasi. Dimana para penyuluh agama itu harus ringan tangan membantu permasalah umat yang terkait dengan hukum.

“Misal, ada umat atau tempat ibadah yang tersangkut dengan hukum, ibadahnya terganggu dan permasalah lainya di lingkungan masyarakat mengenai keagamaan,” jelas Jarot.

Oleh karena itulah, dikatakan Jarot bahwa dengan tiga fungsi tersebut para penyuluh agama itu layaknya ulama di daerahnya masing-masing jadi peranannya sangat tinggi dan mulia. Untuk itulah Jarot meminta para penyuluh agama ini harus berkolaborasi dengan Kantor Urusan Agama setempat. Terlebih masalah umat yang komplek itu tidak mungkin di selesaikan sendiri.

“Bapak ibu juga harus menguasai peta dakwah. Karena objek dakwah itu tergantung situasi masing-masing beda kita perlakukan. Sehingga perlu adanya kolaborasi bapak/ibu dengan KAU setempat,” pinta Jarot.

Kegiatan pembinaan penyuluh Agama Islam di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang, dihadiri Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Kanwil Kemenag Provinsi Kalbar Khaharudin, Kepala Kemenag Sintang Anuar Akhmad, Ketua MUI Sintang H. Ulwan, para penyuluh agama Islam dari 14 Kecamatan di Kabupaten Sintang dan tamu undangan lainnya.