Jembatan Gantung Nanga Ungai Diresmikan, Konektivitas 13 Desa Semakin Terhubung

oleh
Bupati Sintang Jarot Winarnomelakukan ujicoba melewati di atas jembatan gantung rangka baja Nanga Ungai.

BERITA-AKTUAL.COM – Bupati Sintang Jarot Winarno meresmikan jembatan gantung Nanga Ungai, di Desa Nanga Ungai, Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Sintang, Senin, (10/03) lalu.

Sebelumnya, jembatan Nanga Ungai kontruksinya terbuat dari kayu. Seiring berjalannya waktu, jembatan tersebut hancur karena banjir. “Tetapi pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta DPR-RI Dapil Kalbar, cepat tanggap. Sehingga jembatan gantung cepat dibangun,” kata Jarot.

Dengan adanya jembatan gantung, konektivitas masyarakat 13 desa yang ada diwilayah Kecamatan Kayan Hulu kini semakin terhubung. Terutama menuju ibukota kecamatan yakni Nanga Tebidah.

“Kalaulah konektivitas ini tidak terhubung, maka akan menimbulkan ekonomi biaya tinggi. Contoh, kalau menggunakan kendaraan air (speedboat), boros biaya. Dengan adanya jembatan gantung, biaya transportasi lebih murah karena bisa menggunakan kendaraan roda dua,” tuturnya.

Jarot menambahkan bahwa dalam dua tahun ini, sudah empat jembatan gantung rangka baja yang dibangun pemerintah pusat. Pertama di Desa Baras Nabun, Kecamatan Serawai. Kedua, di Desa Ratu Damai Kecamatan Ketungau Hilir. Ketiga di Nanga Ungai Kecamatan Kayan Hulu. Keempat, di Desa Tanjung Ria Kecamatan Sepauk

“Pemerintah pusat juga mengalokasikan untuk pembangunan dua unit jembatan ditahun 2020. Yakni jembatan gantung di Desa Sungai Buaya Kecamatan Kayan Hilir dan di Desa Sebadak Kecamatan Ketungau Hulu,” bebernya.

Kepala Desa Nanga Ungai, Sangga mengatakan, dengan adanya jembatan 13 desa akan lebih dekat ke kecamatan. Ke-13 desa tersebut yakni, Desa Nanga Ungai, Desa Riam Panjang, Desa Nanga Tampang, Desa Buluh Merindu, Desa Merahau Permai, Desa Nanga Oran, Desa Nanga Abai, Desa Nangka Lestari, Desa Nanga Laar, Desa Kerapuk Jaya, Desa Riam Muntik dan Desa Nanga Toran.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) wilayah XX Pontianak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jendral Bina Marga, Junaidi menjelaskan, jembatan gantung rangka baja Nanga Ungai memiliki bentangan sepanjang 84 meter. Lebar jembatan 1,8 meter. Mampu menampung sebanyak 40 orang secara bersamaan.Maksimal beban 2 ton. Anggarannya Rp 4,3 Miliar Rupiah.