Perusahaan Sawit Diminta Perhatikan Kesejahteraan Petani Plasma

oleh
Elisa Gultom, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Sintang

BERITA-AKTUAL.COM – Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Sintang, Elisa Gultom meminta perusahaan sawit di Bumi Senentang benar-benar memperhatikan kesejahteraan petani plasma.

Hal itu disampaikan Gultom saat mendampingi Bupati Sintang dalam pertemuan dengan perwakilan perusahaan perkebunan di Pendopo, belum lama ini.

Ia mengatakan, masalah kesejahteraan petani plasma paling seringkali jadi pertanyaan. Baik oleh DPRD Sintang maupun oleh masyarakat petani plasma itu sendiri.

“Dalam pembahasan LKPJ, saya sudah jelaskan ini ke anggota dewan. Masyarakat juga tentu membandingkan pendapatan di perusahaan satu dengan yang lain. Contohnya di Sinar Dinamika Kapuas (SDK) dan Multi Prima Entakai (MPE), generasi pertama sawit Sintang. Saya hanya bisa bilang karena fasilitasnya beda,” kata Gultom.

Makanya, ia mempertanyakan seperti apa budidaya plasma yang dilakukan sekarang. Karena hasilnya tidak tampak.

“Apakah kami  harus masuk untuk melakukan pengawasan secara teknis budidaya? Rasa-rasanya ndak terlalu penting kalau hasilnya bagus. Tapi ini selalu jadi pertanyaan. Bayangkan saja, masih ada plasma yang sudah7-8 tahun tapi pendapatan petaninya mini, sekitar Rp 100 ribu lebih. Sedih saya dengan kondisi ini,” kata Gultom.

Oleh karena itu, ia meminta agar masalah tersebut menjadi perhatian perusahaan perkebunan sawit. “Tolong kebun plasma benar-benar diurus dengan baik sesuai standar. Sehingga bisa menghasilkan dan masyarakat sejahtera,” ucapnya.

Gultom juga meminta agar persoalan tenurial diselesaikan. Karena, dampaknya dari persoalan ini banyak yang sudah melaporkan. Karena, ada laporan masyarakat yang tidak mendapatkan hasil dari plasma bertahun-tahun lamanya.