Pemkab Sintang Terima Bantuan Peralatan Medis dari BRI untuk Tangani COVID-19

oleh
Bupati Sintang Jarot Winarno menerima bantuan dari BRI Sintang. Kemudian diserahkan ke RSUD Ade M Djoen Sintang.

BERITA-AKTUAL.COM – Bupati Sintang Jarot Winarno menerima bantuan dari BRI Cabang Sintang untuk penanggulangan penyebaran COVID-19. Bantuan dari program CSR BRI Peduli tersebut berupa peralatan pendukung untuk tenaga medis di RSUD Ade M Djoen Sintang. Yakni baju kerja dan masker N95.

Penyerahan bantuan berlangsung di Pendopo Bupati Sintang, Senin (27/4). Bantuan diserahkan oleh Pimpinan Cabang BRI Sintang, Catur Wahyu Endra Yogianta dan diterima oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno. Selanjutnya diserahkan secara simbolis ke Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang, dr. Rosa Trifina.

Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang, dr.Rosa Trifina mengatakan bahwa Alat Pelindung Diri (APD) sangat diperlukan rumah sakit. “APD ini kan sifatnya sekali pakai. Setelah itu tidak bisa digunakan lagi,” ucapnya.

Nah, bantuan dari BRI berupa baju kerja, sangat diperlukan oleh teman-teman di ruang isolasi khusus. Karena, sebelum menggunakan APD lengkap, mereka menggunakan baju kerja lebih dulu. . Setiap kali mereka kerja, memang seperti itulah standar baju yang digunakan. Bajunya bagus, karena bisa dicuci ulang,” kata Rosa.

Pimpinan Cabang BRI Sintang Catur Wahyu Endra Yogianta mengatakan, bantuan yang diberikan sebanyak 60 set seragam untuk penanganan COVID-19 untuk RSUD Ade M Djoen dan 210 pcs masker N95. Nilainya sebesar Rp 25.750.000 rupiah.

“Bantuan ini memang sangat dibutuhkan oleh rumah sakit saat ini. Apalagi, RSUD Ade M Djoen merupakan merupakan rumah sakit rujukan di wilayah timur Kalimantan Barat,” ucapnya.

Selain memberikan bantuan untuk rumah sakit, kata Catur, sebelumnya BRI Sintang sudah membagikan CSR berupa sembako untuk masyarakat. “BRI Sintang juga membuat tempat cuci tangan disemua kantor pelayanan. Total ada 12 tempat cuci tangan yang kami sediakan. Sehingga, masyarakat bisa memanfaatkannya dalam upaya mencegah COVID-19,” katanya.