Ruko di Pasar Inpres Terbakar, Pasien RSUD Ade M Djoen Diungsikan

oleh
Pasien mengungsi sementara ke halaman Kantor Bupati Sintang karena kebakaran ruko di Pasar Inpres berdekatan dengan RSUD Ade M Djoen Sintang.

BERITA-AKTUAL.COM – Sejumlah ruko di kawasan Pasar Inpres, Kelurahan Tanjung Puri, dilahap si jago merah, Kamis sore (1/10).

Akibat kebakaran itu, pasien RSUD Ade M Djoen yang berada dekat lokasi kebakaran diungsikan ke halaman kantor Bupati Sintang. Langkah itu dilakukan untuk mencegah kemungkinan terburuk terjadi.

“Untuk sementara pasien kita ungsikan. Kita takutnya kebakaran merembet. Makanya, kita amankan dulu semua pasien di rumah sakit,” kata dr. Rosa Trifina, Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang, ketika dihubungi, Kamis petang.

Jika kondisi sudah aman dan api berhasil dipadamkan, kata Rosa, pasien akan dikembalikan lagi ke RSUD Ade M Djoen Sintang. “Semua pasien yang bersebelahan dengan area yang terbakar semuanya kami amankan. Mulai dari ruang anak, VIP dan ruangan penyakit dalam,” bebernya.

Selama pasien diungsikan sementara ke halaman kantor Bupati Sintang, sambung Rosa, pasien didampingi oleh perawat. “Kami semua stand by. Tempat tidur pasien semuanya didampingi masing-masing perawat. Saya juga sedang di lapangan sekarang ini. Doakan ya semoga situasinya aman-aman saja,” ucapnya.

Evakuasi pasien sementara ke kantor Bupati Sintang berlangsung sekitar 3 jam. Sekitar pukul 19.00 WIB, semua pasien dibawa kembali ke RSUD Ade M Djoen Sintang.

Sebelumnya, paska beredar video proses evakuasi pasien RSUD AM Djoen Sintang ke Halaman Kantor Bupati Sintang. Sekda Sintang, Yosepha Hasnah langsung mengintsruksikan untuk membuka halaman  dan ruangan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang untuk dijadikan lokasi pemindahan pasien.

Sekda juga memberikan arahan kepada seluruh Kepala Bagian dan Kepala Sub Bagian di Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang membantu proses evakuasi..

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Syarief Yasser Arafat menyampaikan rasa prihatin dengan musibah kebakaran berdekatan dengan rumah sakit.

“Kebetulan di ruang rawat inap RSUD AM Djoen Sintang banyak pasien yang sedang dirawat. Untuk keamanan dan keselamatan pasien dan keluarganya, memang harus diungsikan dulu di lokasi yang aman,” ucapnya.

“Dan Kantor Bupati Sintang merupakan lokasi yang representatif untuk dijadikan tempat evakuasi sementara. Walaupun kondisi terakhir, syukur alhamdulilah bangunan rumah sakit aman dari kebakaran cuma asapnya saja yang membahayakan pasien,” ucapnya.