8 Unit Ruko Terbakar di Melawi, 4 Orang Tewas Terjebak di Api

oleh
- Kebakaran 8 unit ruko di Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalbar yang menewaskan 4 orang. (Foto: Dokumen Polres Melawi)

BERITA-AKTUAL.COM – Sebanyak 8 unit ruko di Jalan Nanga Pinoh-Kota Baru, Kabupaten Melawi, terbakar pada Rabu (7/10) tengah malam, sekitar pukul 23.30.

Akibat kebakaran itu, empat orang meninggal dunia karena terjebak dari lokasi kebakaran. Korban merupakan istri dan 3 anak dari pemilik bengkel yang terbakar.

Kapolres Melawi, AKBP Tris Supriadi melalui Paur Subbag Humas, Bripka Arbain mengungkapkan, ruko yang terbakar diantaranya bengkel Seven 8 Motor, RM. Satria, Cafe Milennial 87,  4 unit ruko Dinas Arpusda Melawi dan warung dan cucian motor cucian 99.

“Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 23.30 WIB, api pertama kali terkihat pada bengkel Seven 8 Motor yang dikelola Marianto. Api dengan cepat membesar dan kemudian meluas ke bangunan lain,” kata Arbain.

Sekitar pukul 00.08 WIB, 3 unit mobil pemadam kebakaran BS-PBK Nanga Pinoh, disusul dengan pemadam kebakaran melawi dan mobil AWC Polres Melawi dikerahkan untuk memadamkan api. Sekira pukul 01.20 WIB, api berhasil dipadamkan.

Ketika api padam, langsung dilakukan pencarian pada korban yang terjebak di dalam ruko. Karena, menurut keterangan Marianto, salah satu korban selamat, di bengkelnya masih ada 4 orang yang belum keluar.

“Pukul 01.30 WIB, keempat Korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia akibat terperangkap dalam api. Jenazah keempat korban langsung dievakuasi ke RSUD Kabupaten Melawi,” beber Arbain.

 

Kronologis

Bripka Arbain menjelaskan kronologis terjebaknya 4 orang di ruko yang meninggal dunia tengah malam itu. Menurut Arbain, berdasarkan keterangan Marianto, saat kejadian itu dirinya dan istri dan empat anaknya sedang tertidur dalam kamar terpisah. Marianto dan anaknya David Alberto berada dalam satu kamar bagian belakang ruko. Sedangkan istrinya dan 3 anakna berada dalam satu kamar di bagian depan ruko.

“Saat Marianto terbangun, api sudah membesar dalam rumah. Ia langsung keluar dari kamar bersama anaknya David Alberto dan mencoba menyelamatkan istrinya bersama ketiga anaknya,” ucap Arbain.

Saat itu, anaknya sempat berteriak meminta pertolongan dari kamar yang pintunya dalam keadaan terkunci dari dalam. Namun dikarenakan api telah membesar David Alberto langsung mengalami luka bakar dikedua tangannya. Kemudian Marianto menyuruhnya keluar dari ruko melalui pintu belakang untuk mencari pertolongan.

“Marianto sendiri berusaha menerobos api dengan menggunakan handuk yang dibasahkan. Namun dikarenakan api yang terlalu besar dan memenuhi ruangan, membuat Marianto tidak dapat mendekati kamar tempat istrinya dan ketiga anaknya tersebut. Ia terpaksa keluar dari ruko melalui pintu belakang dan meminta pertolongan,” ucapnya.

Setelah itu, Marianto dan David Alberto kemudian dievakuasi oleh personel Polres Melawi ke RS. KBJ untuk mendapatkan pertolongan medis.