Amarah – DPRD Sintang Sepakat Tolak Omnibus Law

oleh
Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Amarah (Aliansi Mahasiswa, Masyarakat dan Buruh) menggelar aksi demo menolak UU Cipta Kerja ke DPRD Sintang

BERITA-AKTUAL.COM – Demo menolak UU Cipta Kerja atau Omnibus Law yang baru disahkan DPR RI juga merebak di Kabupaten Sintang, Kalbar.

Jumat (9/10), ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Amarah (Aliansi Mahasiswa, Masyarakat dan Buruh) menggelar aksi demo ke DPRD Sintang.

Demo tersebut mendapat pengaman ketat dari aparat kepolisian dan TNI. Bahkan, Plh Kapolres Sintang AKBP Imam Riyadi dan Dandim Sintang Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan ikut longmarch dengan pendemo dari Taman Entuyut ke DPRD Sintang.

Salah satu pendemo dalam orasinya mengatakan bahwa UU Cipta Kerja lebih berbahaya dari corona. Mengingat, Undang Undang tersebut tidak berpihak pada masyarakat, khususnya kaum buruh.

“Oleh karena itu, kami menuntur agar UU Cipta Kerja dibatalkan melalui Perpu. Karena sangat merugikan buruh dan menguntungkan korporasi,”  kata salah satu peserta aksi.

Aksi demo sendiri berjalan tertib dan aman. Setelah bergantian melakukan orasi. Massa kemudian ditemui langsung oleh Ketua DPRD Sintang Florensius Ronny bersama perwakilan enam fraksi.

“Apa yang disampaikan sudah kami dengar. Intinya, kami sepakat dengan rekan-rekan menolak UU Cipta Kerja,” tegasnya.

Ketua DPRD Sintang kemudian membaca pernyataan sikap dari Aliansi Amarah dan menandatanganinya. Isi dari pernyataan itu intinya menolak UU Cipta Kerja. Dan mendesak pembatalan UU tersebut oleh Presiden RI melalui Perpu. Setelah itu, massa membubarkan diri dengan tertib.