RSUD Ade M Djoen Sintang Tutup Sementara Layanan IGD dan Poli Kandungan

oleh
Penutupan IGD RSUD Ade M Djoen Sintang secara sementara.

BERITA-AKTUAL.COM – RSUD Ade M Djoen Sintang menutup layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Poli Kandungan dikarenakan satu orang tenaga kesehatan positif COVID-19.

Pelayanan IGD ditutup sejak 15 Oktober pukul 24.00 dan buka kembali tanggal 16 Oktober 2020 pukul 15.00. Sedangkan Poli Kandungan ditutup tanggal 16 Oktober dan buka kembali 19 Oktober 2020.

Penutupan dilakukan untuk proses disinfeksi ruangan IGD dan Poli Kandungan. Selama proses disinfeksi berlangsung, pelayanan IGD sementara dialihkan ke puskesmas dan RS terdekat.

Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang, dr. Rosa Trifina mengungkapkan, hasil swab salah satu tenaga kesehatan RSUD Ade M Djoen dinyatakan positif COVID-19 pada Kamis 15 Oktober pukul 18.18 WIB.

Merespon hasil swab tersebut, manajemen dan Direksi RSUD bersama Dinkes serta pihak terkait lainya melakan zoom meeting terkait pencegahan penularan dan penaggulangan tenaga kesehatan yang kontak erat.

“Kesimpulannya, untuk mencegah penularan, pelayanan IGD ditutup untuk proses disinfeksi. Karena istri dari tenaga kesehatan tersebut bekerja di ruang poli kandungan, maka disinfeksi dilakukan juga di ruangan tersebut,” bebernya.

Rosa kemudian mengungkap alasan penutupan pelayanan. Selain untuk dilakukan disinfeksi ruangan, juga untuk pelacakan kontak pada petugas yang kontak erat. Pemeriksaan swab PCR bagi petugas yang kontak erat. Penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM)/tenaga kesehatan di IGD dan Poli Kandungan. Penyiapan APD tenaga kesehatan dan menaikan tingkat perlindungan tenaga kesehatan di IGD dari tingkat perlindungan II ke tingkat perlindungan III.

“Kami juga mengingatkan bahwa selama pandemi COVID-19, jam besuk ditiadakan. Dan penunggu pasien dibatasi 2 orang saja,” ucapnya.