Dewan Minta Pemerintah Perhatikan Infrastruktur, Pertanian, hingga Pembinaan Petani

oleh
Toni, Anggota DPRD Sintang.

BERITA-AKTUAL.COM – Anggota Kabupaten DPRD Sintang, Toni meminta pemerintah Kabupaten Sintang dapat merealisasikan kebijakan strategis tentang darurat infrastruktur jalan dan jembatan di Bumi Senentang. Yakni dengan mengalokasikan poros anggaran yang memadai sesuai skala prioritas di setiap kecamatan se-Kabupaten Sintang, untuk pembangunan infratsruktur jalan dan jembatan yang dimaksud.

Hal itu disampaikan Toni saat menjadi juru bicara Fraksi Partai Golkar DPRD Sintang merespon Nota Keuangan Rancanangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sintang tahun 2021, yang disampaikan Penjabat Sementara (PJs) Bupati Sintang, Florentinus Anum.

Dikesempatan itu, Toni juga meminta agar Unit Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (UPJJ) Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sintang, dioptimalkan untuk memperbaiki jalan. “Mohon dapat dioptimalkan fungsi UPJJ dengan menambah alat berat pendukungnya,” pintanya.

Selain persoalan infratstruktur, Toni juga mengharapkan agar pemerintah memperhatikan sektor perkebunan karet dan sawit  rakyat. Mengingat, dua komoditi tersebut merupakan salah satu sektor yang diandalkan masyarakat Kabupaten Sintang untuk menopang ekonomi.

“Mohon dapat ditetapkan kebijakan prioritas bantuan hibah bibit sawit rakyat dan bibit karet rakyat. Guna mendukung pertanian sawit dan karet rakyat. Karena selama ini programnya belum maksimal,” ucapnya.

Selain itu, kata Toni, mohon daat diprioritaskan program pembinaan pertanian tanpa bakar. Serta dapat didirikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang begerak dalam usaha pengolahan CPO, yang bahan baku produksinya bisa bekerjasama dengan perusahaan sawit yang ada serta anggota masyarakat pemilik tanaman sawit mandiri di Kabupaten Sintang.