Posko Penyekatan Desa Sepulut Ditutup, 169 Positif Corona

oleh
Penyekatan kendaraan selama arus mudik dan balik lebaran di Posko COVID-19 Kabupaten Sintang Desa Sepulut.

BERITA-AKTUAL.COM – Sebanyak 169 orang masuk Sintang dinyatakan positif corona berdasarkan hasil tes antigen selama periode mudik dan balik lebaran. Jumlah itu dihitung selama operasional posko penyekatan di Desa Sepulut sejak 6-31 Mei 2021.

Penyekatan Posko Desa Sepulut yang merupakan batas Sintang-Sekadau ini dengan maksud melarang orang untuk mudik. Setelah itu ada perintah untuk perpanjangan operasional posko COVID-19 Kabupaten Sintang di Desa Sepulut Kecamatan Sepauk ini dari 18 hingga 24 Mei 2021untuk pengetatan arus balik. Namun, karena setiap shift jaga ditemukan jumlah orang yang terpapar COVID-19 masih tinggi, maka kemudian diperpanjang hingga 31 Mei 2021.

Total ada 3. 961 unit kendaraan roda dua dan roda empat yang diperiksa. Tes swab antigen terhadap  6. 653 orang dengan hasil 6. 484 orang negatif dan 169 positif terinfeksi COVID-19. Diantara 169 orang yang positif, sebanyak 141 orang merupakan warga Kabupaten Sintang. Kemudian 28 orang dikembalikan ke daerah asal sesuai KTP yang ditunjukan saat diperiksa oleh petugas seperti daerah Sekadau, Sanggau, Pontianak, Singkawang, Sambas, Kubu Raya dan Landak.

Wakil Bupati Sintang Sudiyanto menutup operasional posko penyekatan di Desa Sepulut, Senin 31 Mei 2021. Hadir dalam penutupan itu Kadis Perhubungan Florensius Kaha, Kepala BPBD Bernhard Saragih, Dandenpom XII-1 Sintang, Mayor CPM Randy Pradono Sugito, Kapolsek Sepauk, Danramil Sepauk,  perwakilan Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Desa Sepulut, dan pemerintah kecamatan Sepauk.

“Dengan mengucapkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, maka pada hari ini Senin 31 Mei 2021, posko Covid-19 di Desa Sepulut Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang saya nyatakan dengan resmi ditutup,” kata Sudiyanto.

Ia kemudian, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan ambil bagian dalam menangani COVID-19 di Kabupaten Sintang. Khususnya yang sudah terlibat di posko ini.

“Tentu saja ada suka dan dukanya, namun ini amanah yang harus kita jalankan. Kita diberikan tanggungjawab sebagai pelayan masyarakat dan menyelamatkan nyawa manusia,” katanya.