Wabup Sintang Resmi Tutup Posko Penyekatan di Desa Sepulut

oleh
Wabup Sintang Sudiyanto menutup Pos Penyekatan di Posko Desa Sepulut setelah beroperasi 26 hari.

BERITA-AKTUAL.COM – Setelah beroperasi selama 26 hari untuk melakukan penyekatan kendaraan masuk Sintang. Posko Covid-19 Kabupaten Sintang di Desa Sepulut Kecamatan Sepauk resmi ditutup oleh Wakil Bupati Sintang Sudiyanto, Senin, 31 Mei 2021.

Sudiyanto yang juga Wakil Ketua I Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang menyampaikan sangat bersyukur hingga hari terakhir operasional, semua petugas dalam keadaan sehat walafiat. Selama bertugas posko dalam kondisi aman dan kondusif.

Ia mengatakan, suksesnya operasional di Posko Sepulut ini berkat kerjasama yang baik dari semua pihak seperti TNI, Polri, dan jajaran Pemkab Sintang. “Semua punya peranan dan kami sangat berterima kasih atas kerja keras semua petugas. Saya mendengar petugas medis juga melaksanakan tugas secara bergilir. Ini pengalaman kita ke depan, jika terjadi kasus seperti ini,  maka kekompakan ini menjadi modal,” terang Sudiyanto

Selama bertugas di Posko Sepulut ini, para petugas tentunya mendapatkan pengalaman. Seperti adanya masyarakat yang marah. Ada yang ngomel. Dan ada yang patuh. “Inilah konsekuensi kita sebagai pelayan masyarakat. Kita memang ingin semua masyarakat patuh. Tetapi di lapangan tentu ada saja yang tidak patuh,” katanya.

“Saya mau mengingatkan agar kita semua satu bahasa dalam menyampaikan informasi soal COVID-19 kepada masyarakat. Tidak ada statement yang saling bertentangan satu dengan yang lain. Alur narasinya harus sama dari pusat sampai daerah,” tegasnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sintang, Bernhad Saragih yang juga Sekretaris Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang menjelaskan, bahwa sejak 6 Mei 2021 hingga 17 Mei 2021, memeriksa 3. 961 unit kendaraan roda dua dan roda empat.

Kemudian, melakukan tes swab antigen terhadap  6. 653 orang dengan hasil 6. 484 orang negatif dan 169 positif terinfeksi COVID-19. “Diantara 169 orang yang positif, sebanyak 141 orang merupakan warga Kabupaten Sintang dan sudah dikarantina di rumah susun RSUD AM Djoen Sintang. Ada juga isolasi mandiri di rumah masing-masing dengan pengawasan petugas medis,” jelasnya.

Selain itu, ada 28 orang dikembalikan ke daerah asal sesuai KTP yang ditunjukan saat diperiksa oleh petugas seperti daerah Sekadau, Sanggau, Pontianak, Singkawang, Sambas, Kubu Raya dan Landak.