Pemkab Sintang Terus Kampanyekan Gerakan Makan Ikan

oleh
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Syarief Yasser Arafat Ketika menghadiri penyerahan bantuan ikan untuk masyarakat.

BERITA-AKTUAL.COM – Ketika menghadiri penyerahan bantuan ikan dalam rangka Peringatan Bulan Mutu Karantina Tahun 2021. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Syarief Yasser Arafat mengungkapkan bahwa kampanye makan ikan terus dilakukan.

“Bapak Bupati Sintang dalam banyak kesempatan selalu mengkampanyekan gerakan mengonsumi ikan,” kata Yasser.

Karena, kata dia, tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Sintang masih jauh dibawah standar nasional setiap tahunnya. “Sehingga Bapak Bupati Sintang terus menerus menggalakan gerakan konsumsi ikan ini di Kabupaten Sintang,” jelasnya seraya mengatakan kalau Sintang merupakan salah satu kabupaten yang sudah berkomitmen untuk mewujudkan diri sebagai kabupaten lestari.

Dikatakan Yasser, dalam beberapa tahun terakhir, hasil tangkapan ikan di sungai agak menurun. Inflasi di Kabupaten Sintang ini, salah satu penyebabnya adalah harga ikan secara khusus ikan baong.

“Indikator harga ikan sangat menentukan sekali tingkat inflasi. Saya cukup kaget dengan harga ikan ternyata menentukan tingkat inflasi. Jadi Bupati Sintang sangat senang dan berterima kasih atas kegiatan ini. Mari kita banyak konsumsi ikan supaya imun tubuh dapat terjaga,” ajak Yasser.

Sekretaris Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, Hari Maryadi menyampaikan, Bulan Mutu Karantina menjadi momen untuk mensosialisasikan tugas. Yakni melakukan pemeriksaan dan karantina ikan sebelum didistribusikan ke luar daerah. Sehingga tidak membawa penyakit.

“Begitu juga ikan yang akan dimasukan ke Kalbar, harus diperiksa dan dikarantina. Kami memastikan mutu ikan untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Jangan sampai ikan tersebut mengandung bahan kimia dan penyakit,” jelasnya

Mengenai bantuan ikan, kata Hari, merepakan upaya mendorong konsumsi ikan oleh masyarakat. Pihaknya juga ingin memberikan edukasi bahwa ikan ini tidak kalah nilai gizinya dibanding daging sapi, kambing dan ayam. “Kami mendukung agar perikanan di Kabupaten Sintang ini bisa berkembang,” katanya.