Bupati Minta PKK Sintang Berperan Memutus Penyebaran Corona

oleh
Bupati Sintang Jarot Winarno melantik pengurus TP PKK Sintang.

BERITA-AKTUAL.COM – Bupati Sintang, Jarot Winarno berharap TP PKK Sintang kedepan akan mampu menjadi penggerak, pendorong dan motivator dalam mewujudkan program pemerintah. Salah satunya, kader PKK bisa berperan dalam memutus penyebaran COVID-19.

“TP PKK harus bisa mengedukasi sekaligus memberikan teladan dalam menerapkan protokol kesehatan dengan 5 M. Yakni memakai masker dengan benar, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, membatasi mobilitas di tempat umum dan menghindari kerumunan atau keramaian,” pesan Jarot.

Harapan itu disampaikan Jarot saat melantik Pengurus TP PKK Kabupaten Sintang Masa Bhakti Tahun 2021-2026 di Pendopo Bupati Sintang, Rabu 30 Juni 2021.

Jarot juga berharap, TP-PKK dapat berperan aktif dalam menunjang pergerakan pembangunan daerah serta memahami tuntutan dan aspirasi yang berkembang dalam masyarakat agar solusi strategis dapat diambil.

Diakui Jarot, keberadaan kaum perempuan yang terwadahi dalam organisasi gerak PKK, memiliki peran strategis dalam upaya meningkatkan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga. Serta membantu tugas-tugas pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh, khususnya untuk perempuan dan anak-anak.

“Wujud peran strategis gerakan PKK dalam membantu tugas pemerintah, dapat terlihat dari 10 program PKK yang sangat sinergi dan selaras dengan program-program yang ingin dilaksanakan pemerintah,” katanya.

Dengan adanya keselarasan program-program itu, sambung Jarot, tentunya Ketua TP PKK dapat menjalankan fungsi dan perannya dengan baik. Dan, dapat membangun kemitraan dengan OPD-OPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang.

“PKK merupakan gerakan yang muncul dan tumbuh dari bawah, dengan kaum wanita khususnya para ibu sebagai penggeraknya. Tujuan utama gerakan PKK adalah mewujudkan keluarga sejahtera, yaitu keluarga yang mampu menciptakan keselarasan, keserasian, dan keseimbangan antara kemajuan lahir dan batin. Keluarga Indonesia memang harus terus dibangun agar menjadi keluarga-keluarga sejahtera, karena keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang mempunyai arti besar dalam proses pembangunan,” terangnya.