Bertugas Isi ATM, Pegawai Kontrak Tilap Uang Rp 1,1 M di Bank Tempatnya Bekerja

oleh
Ketua PN Sintang, Johanis Dairo Malo.

BERITA-AKTUAL.COM – Seorang pegawai kontrak atau outsourcing yakni AFP (25 tahun) divonis 3 tahun 6 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Sintang karena menggelapkan Rp 1,1 M di bank tempatnya bekerja. Aksi tersebut dilakukannya selama tiga tahun dengan memanfaatkan posisinya sebagai petugas pengisi uang di Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Berdasarkan salinan putusan yang diterima media ini dari Humas PN Sintang, terdakwa AFP yang kini sudah menjadi terpidana melakukan perbuatan tersebut sejak tahun 2018 hingga 2020. Tindakan yang bersangkutan baru diketahui oleh manajemen bank tempatnya bekerja pada 23 Desember 2020.

Modus terpidana melakukan penggelapan itu dengan mengambil uang pada hopper mesin ATM saat melakukan pengisian uang atau restocking. Agar sistem tidak mengetahui kekurangan fisik uang di ATM tersebut, dia melakukan bill account/input jumlah uang pada mesin sesuai dengan jumlah yang harus dimasukan. Akibat perbuatannya itu, bank mengalami kerugian hingga Rp 1.183.700.000.

Karena tindakannya itu, AFP divonis bersalah oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sintang pada tanggal 8 Juli 2021 melalui sidang putusan secara teleconference. Sidang dipimpin oleh Hakim Ketua Johanis Dairo Malo dengan hakim anggota yakni Diah Pratiwi dan Satra Lumbantoruan.

“Terdakwa divonis bersalah dan dihukum penjara 3 tahun 6 bulan. Vonis hakim lebih tinggi 6 bulan dari tuntutan jaksa,” kata Ketua Pengadilan Negeri Sintang, Johanis Dairo Malo.