Gugur di Papua Barat, Begini Sosok Serda Ambrosius di Mata Temannya

oleh
Serda Ambrosius Apri Yudiman, Anggota TNI asal Kedembak Merakai Desa Senangan Kecil Kecamatan Ketungau Tengah Kabupaten Sintang, gugur diserang Kelompok Separatis Teroris (KST) di Pos Koramil Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Kamis (2/9) dini hari.

BERITA-AKTUAL.COM  – Serda Ambrosius Apri Yudiman, Anggota TNI asal Kedembak Merakai Desa Senangan Kecil Kecamatan Ketungau Tengah Kabupaten Sintang, gugur diserang Kelompok Separatis Teroris (KST) di Pos Koramil Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Kamis (2/9) dini hari.

Di mata temannya yakni Prada Paskalis Seven anggota Kodim Sintang, Serda Ambrosius dikenal sosol pekerja keras dan tegas serta mandiri.

“Saya sekelas dengan Serda Ambrosius sejak SMP sampai SMA. Satu kelas juga satu ruangan. Ketika SMA kami juga satu asrama. Kita juga bertemu di pendidikan, dia Bintara, saya Tamtama. Saya mengenal  Ambrosius seorang pekerja keras,” jelasnya.

Selain itu, kata Paskalis, sosok Ambrosius adalah pria yang sangat mandiri. Sejak SMP, SMA hingga menjadi tentara, tidak pernah membebani orang tua.

“Dia tinggal dengan bapak angkatnya. Dia cari kerja, uangnya untuk bayar biaya sekolah hingga menjadi anggota TNI,” ungkap Paskalis.

“Dia juga tegas. Kalau saya bersikap kekanak-kanakan, dia langsung menegur. Dia sudah seperti abang saya lah. Dia orangnya sangat peduli,” ucapnya.

Paskalis mengaku, pertama kali mendapat kabar Serda Ambrosius gugur saat bertugas di Papua Barat pada Kamis pukul 08.00 pagi. “Awalnya saya ndak percaya. Jadi saya terus mencari info. Hingga mendapatkan info dari Dandim Sintang bahwa memang benar dia menjadi korban,” katanya.

“Awalnya ndak percaya karena kita ini masa dinasnya termasuk pendek, hitunganya baru 3,5 tahun dihitung sejak dinas tahun 2018. Jujur saya sangat sedih. Karena, kita ini sangat dekat. Apa yang dia makan, itu yang saya makan. Karena kita hidup sama-sama di Merakai, Kecamatan Ketungau Tengah sejak lama,” katanya.