Swab Antigen Positif, Pelantikan 1 Kades Ditunda

oleh
Pelantikan Kades serentak se-Kabupaten Sintang. 1 Kades terpaksa ditunda pelantikannya karena swab antigen positif.

BERITA-AKTUAL.COM – Sebanyak 287 kepala desa (kades) se-Kabupaten Sintang dilantik serentak di Indoor Apang Semangai, Kamis 7 Oktober 2021. Satu Kades ditunda pelantikannya karena swab antigen positif.

Pelantikan Kades serentak dilakukan oleh Plh Bupati Sintang Yosepha Hasnah. Sebelumnya, Pemkab Sintang menggelar Pilkades serentak tanggal 7 Juli 2021 lalu.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang, Herkulanus Roni mengungkapkan, dari 288 yang direncanakan dilantik dan sudah ada dalam SK Pelaksana Harian Bupati Sintang. Hasil tes swab antigen kemarin, 1 orang dinyatakan positif.

“Sehingga yang dilantik hanya 287orang. Satu orang kepala desa yang positif, terpaksa pelantikannya ditunda. Nanti setelah sembuh baru akan dilantik tersendiri,” katanya.

Roni mengungkapkan, dari 287 orang Kades yang dilantik, 12 diantaranya perempuan. Selanjutnya, seluruh kepala desa yang dilantik akan mengikuti pengarahan dan pembekalan pada 11-12 Oktober 2021 di Gedung Pancasila.

Roni memastikan, seluruh kegiatan pelantikan Kades diinstruksikan untuk mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan dengan ketat.

“Sebelum ikut pelantikan, mereka sudah kami wajibkan untuk mengikuti tes swab antigen, baik  kepala desa terpilih maupun Ketua BPD yang diundang untuk menghadiri pelantikan ini. Begitu juga  Ketua Tim Penggerak PKK Desa yang akan dilantik,” terang ungkapnya.

Langsung Bekerja

Dikesempatan itu, Roni menyampaikan selamat dan sukses kepada para kepala desa yang sudah dilantik.

“Setelah dilantik hari ini, pesan kami kepada kepala desa yang baru, agar langsung bekerja dengan maksimal sehingga tujuan kita bersama untuk mewujudkan desa maju dan mandiri ke depan bisa kita wujudkan,” harapnya.

Dikatakan Roni, salah satu pekerjaan yang harus dilaksanakan Kades terpilih adalah secepatnya menyusun RPJMDes dan RKPDes. “Langsung kerja, masyarakat menunggu kerja kita. Buktikan bahwa bahwa kita layak dipilih oleh masyarakat,”tegasnya.

Setelah dilantik menjadi kepala desa, tegas Roni, maka yang bersangkutan merupakan pimpinan di desa. Tidak ada lagi gap-gap terkait pelaksanaan Pilkades. Karena Pilkades sudah selesai.