Motor Curian di Sintang, Dijual Rp 3-4 Juta ke Luar Kabupaten Hingga Pedalaman

oleh
Tersangka curanmor dibawa ke sel tahanan Polres Sintang usai press release. Total ada belasan sepeda motor yang curi 3 tersangka. 1 orang diantaranya adalah penadah.

BERITA-AKTUAL.COM – Polres Sintang menangkap 3 tersangka pencurian belasan sepeda bermotor dan 1 di Bumi Sennetang. Polisi juga menangkap satu orang penadah.

Tersangka pencurian sepeda motor tersebut adalah MFA yang baru berusia 16 tahun. Bocah asal Jawa Tengah yang beraksi sendirian ini mencuri 6 unit motor. Salah satu motor yang dicuri MFA, dibeli oleh penadah berinsial AM dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Kemudian, dua tersangka lain adalah MM dan RF. Keduanya mencuri sepeda motor sebanyak 8 unit. Dari 8 unit motor yang dicuri, hanya 5 unit yang sudah dilaporkan hilang oleh warga. Sisanya yakni 3 unit motor, belum ada laporan polisi.

Kasat Reskrim Polres Sintang, AKP Hoerrudin mengungkapkan, sepeda motor yang dicuri oleh tersangka dijual dengan kisaran harga Rp 3-4 juta per unitnya.

“Motor tersebut dijual ke luar Kabupaten Sintang. Kemarin, kita mengamankan di daerah Bengkayang,” ungkap Hoerrudin.

Waka Polres Sintang, Kompol Rizal Satria Ferdianto menungkapkan, selain dijual ke luar kabupaten. Motor curian dijual kepada warga di daerah pedalaman.

“Modusnya, bahwa motor tersebut adalah hasil tarikan pihak leasing. Padahal, sebenarnya motor curian,” ungkapnya.

Kabag OPS Polres Sintang, AKP Yafet Efraim Patabang menambahkan, salah satu daerah tujuan untuk menjual motor curian adalah Sanggau dan Bengkayang.

“Berdasarkan hasil pantauan kami, kebanyakan pencurian dilakukan pada malam hari. Ketika motor diparkir pemiliknya, mereka mencurinya dengan membongkar menggunakan obeng. Ini berdasarkan keterangan tersangka,” ungkapnya.

“Jasi mereka melihat situasi dulu. Kalau keadaan agak sepi disitulah mereka melakukan aksi kejahatan,” katanya.