20. 874 KK Terdampak Banjir Sintang, 70 Ton Beras Cadangan Akan Disalurkan

oleh
Kondisi banjir di Jalan PKP Mujahidin Sintang.

BERITA-AKTUAL.COM – Pelaksana Harian (Plh) Bupati Sintang, Yosepha Hasnah mengungkapkan bahwa sebanyak 20. 874 KK terdampak banjir di Bumi Senentang.

“Data itu bisa saja bertambah, mengingat ramalan BMKG, tanggal 26, 27, 28 Oktober 2021, masih akan terjadi curah hujan tinggi,” kata Yosepha usai meninjau posko banjir dan dapur umum di Masjid Abu Bakar, Selasa 26 Oktober 2021.

Ia mengungkapkan, dari 14 kecamatan se-Kabupaten, Kecamatan Sintang terdampak banjir paling parah. Hingga saat ini, Pemda Sintang sudah dan segera menyalurkan bantuan beras lagi untuk korban banjir.

“Beras sudah kita salurkan ke 5 kecamatan yang sebelumnya sudah terkena banjir. Karena sekarang banjir lagi, jadi kita akan keluarkan cadangan beras. Kemungkinan 70 ton akan kita keluarkan semua. Sekarang sedang proses administrasinya,” ungkapnya.

Yosepha menuturkan, stok beras sudah siap di gudang Bulog. “Beras standby, siap dikeluarkan dan siap disalurkan. Untuk menyalurkan ke korban banjir di tempat yang jauh, kita menggunakan speedboat,” katanya.

Justru, kata Yosepha, korban banjir yang lokasinya jauh sudah selesai pendistribusiannya. Seperti Serawai, Ambalau, Kayan Hulu dan Ketungau Hilir.

“Berasnya kita salurkan minggu lalu. Sekarang banjir lagi. Untuk bantuan beras Serawai-Ambalau kita salurkan 8,150 kg,” katanya.

Mengingat intensitas hujan berdasarkan prediksi BMKG akan tinggi tanggal 26-28 Oktober 2021, Yosepha mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Sintang  agar waspada. Lakukan tindakan untuk antisipasi kemungkinan terjadinya banjir besar lagi.

“Bisa dengan mengungsi ke tempat yang tinggi, ke keluarga atau ke tempat pengungsian yang sudah disiapkan oleh Pemkab Sintang. Untuk Kota Sintang ada 4 titik pengungsian yang disiapkan di Masjid Abu Bakar, SDN 7, SMPN 2 dan SMAN 2,” katanya.

Untuk Kendaraan roda dua dan roda empat bisa diungsikan ke tempat yang lebih tinggi. “Lokasinya kita siapkan di eks Bandara Susilo, Gedung Serbaguna, dan halaman BKPSDM Sintang” terang Yosepha Hasnah