Pelajar SMK Muhammadiyah Sintang Namanya Hanya 1 Huruf Saja “E”

oleh
Pelajar SMK Muhammadiyah Sintang menunjukan kartu pelajar dirinya yang memiliki nama hanya satu hurup saja, yakni E.

BERITA-AKTUAL.COM –Seorang pelajar di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, memiliki nama hanya satu hurup saja. Pelajar tersebut adalah E (15 tahun) yang bersekolah di SMK Muhammadiyah Sintang.

Pelajar Kelas X Jurusan Jurusan Tehnik Komputer Jaringan ini adalah anak bungsu dari tiga bersaudara pasangan Siswo Partono dan Wajinem.

E merupakan pelajar kelahiran Kabupaten Semarang. Dia sempat bersekolah di SDN 1 Leangan Desa Leangan Jawa Tengah. Ketika kelas 3 SD, orang tua memboyongnya ke Kecamatan Semitau Kabupaten Kapuas Hulu. Ayahnya bekerja di perusahaan perkebunan sawit.

Kemudian, E juga pindah dan bersekolah ke SD Eka Cipta Belian di Desa Seberuang, Kecamatan Semitau, Kabupaten Kapuas Hulu. Selanjutnya melanjutkan pendidikan di SMP Eka Cipta Tengkawang Desa Tua Abang, Kecamatan Semitau, Kabupaten Kapuas Hulu.

E bercerita, dirinya tidak tahu apa sebab orang tuanya memberi nama hanya satu hurup saja. Ayahnya hanya bilang, ada sejarah panjang dibalik pemberian nama tersebut. Padahal, nama kedua kakak laki-lakinya normal seperti orang-orang lainnya.

Abang pertama E diberi nama Siswo Wajiyanto. Sedangkan abang kedua dinamai Siswo Satrio.

“Saya sering tanya kenapa nama saya E, jawaban orang tua dibilang sejarahnya panjang. Tapi belum pernah diceritakan secara detail,” kata E ketika ditemui Hi! Pontianak, Kamis 16 Desember 2021.

E mengaku tidak pernah mengalami kesulitan dalam kehidupan sehari-hari meski namanya hanya satu hurup saja. Teman sekolah hanya sempat heran ketika pertama kali tahu namanya. Setelah itu biasa saja.

“Tapi, saat mengurus administrasi saya sering ditanya, apakah benar nama saya hanya satu hurup saja. Saya bilang ya. Waktu daftar sekolah juga ditanya pertanyaan serupa. Begitu juga saat pertama kali ingin ngekos,” ungkap E.

Setelah itu, kata E, biasanya orang bertanya lagi mengapa namanya hanya satu hurup saja. “Saya jawab, orang tua yang kasik nama,” katanya.

Meski namanya hanya satu hurup, E mengaku tidak pernah diolok-olok oleh teman-temannya di sekolah. Kawan sekolah dan teman main sehari-hari hanya penasaran mengapa namanya unik.

“Kawan-kawan biasa saja. Kalau di rumah saya di pangil Le atau Tole. Di sekolah saya dipanggil Ciple,” ungkapnya.

E mengungkapkan, kesulitan dirinya punya nama satu hurup saja hanya saat kenalan dengan orang lain.

“Susahnya kalau kenalan. Ditanya nama, saya jawab kan. Nama saya E. Terus dibilang bergurau. Padahal saya serius,” katanya sambil tertawa.

AM Zacky Adesto, pelajar SMK Muhammadiyah Sintang Jurusan Tehnik Kendaraan Ringan Otomotif mengaku, begitu tahu teman sekolahnya memiliki nama E, dirinya sempat heran.

“Heran saya. Saya tanya kan. Kok namanya E? Orang tuanya kepikiran apa memberi nama E? Kalau di sekolah kita panggilnya Ciple,” kata dia.