Masih Suasana Pandemi, MABT Sintang Tiadakan Perayaan Imlek

oleh
Ketua MABT Sintang, Hermanto Aci.

BERITA-AKTUAL.COM – Karena masih masa pandemi COVID-19, Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Sintang meniadakan perayaan Imlek secara besar-besaran.

Menurut Ketua MABT Sintang, Hermanto Aci peniadaan perayaan Imlek dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19. Terlebih saat ini sedang merebak COVID-19 varian Omicron.

“Tidak ada perayaan besar-besaran seperti atraksi naga maupun tatung. Kalaupun ada atraksi naga, paling hanya di Kelenteng saja,” kata Aci.

Imlek ke 2573 atau tahun macan jatuh pada tanggal 1 Februari 2022. Aci berharap, perayaan tahun baru Imlek nanti dilakukan warga dengan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19.

“Mari kita sama-sama menjaga diri, keluarga dan kita semua dari COVID-19 dengan tetap patuh prokes,” imbaunya.

Camat Sintang, Siti Musrikah mengatakan, untuk memeriahkan suasana Imlek, pihak kecamatan sudah mengeluarkan surat imbauan pada warga Tionghoa agar memasang lampion minimal sepasang di rumah masing-masing.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat menghargai toleransi. Karena warga Tionghoa berhak merayakan Imlek layaknya perayaan Idul Fitri, Natal dan lainnya.

“Kami di kantor camat Sintang juga selalu memasang ornamen saat momen tertentu. Saat Natal kami pasang pohon terang, Idul Fitri memasang ketupat. Sebentar lagi kita pasang lampion. Itulah wujud toleransi yang indah. Kalau kita saling menghargai itu indah sekali,” ucapnya.