Pasutri dan Anaknya Curi 53 Motor: Ide Istri Saya Karena Terlilit Utang

oleh
Kapolres Sintang AKBP Tommy Ferdian menanyai pasutri yang mencuri 53 unit sepeda motor saat press release di Mapolres Sintang.

BERITA-AKTUAL.COM – Polres Sintang mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor  (curanmor) sebanyak 53 unit oleh pasangan suami istri EN dan AR dan anaknya yang masih dibawah umur. Polisi juga menangkap 3 orang penadah berinisial YK, YA dan SR.

Jika sebelumnya, EN perempuan yang kepergok warga mencuri motor bersama anak perempuannya di BTN Nabila, Kecamatan Sungai Tebelian, mengaku disuruh suami. Keterangan berbeda disampaikan suami AR.

Sang suami AR malah mengaku yang punya ide awal justru istrinya EN, karena keluarganya terlilit utang rentenir. Jawaban itu disampaikan AR saat ditanya oleh Kapolres Sintang AKBP Tommy Ferdian disela press release di Mapolres Sintang, Rabu 9 Februari 2022.

“Kenapa awalnya bapak berinisiatif melakukan aksi kejahatan?” tanya Kapolres.

“Yang punya ide (mencuri motor) istri saya. Karena kami terjerat utang rentenir. Sebenarnya saya ndak mau tapi terdesak kebutuhan,” jawab tersangka AR.

EN, istri AR menambahkan, keluarganya terlilit utang rentenir sejak tahun 2016. Utangnya sebesar Rp 20 juta. Namun bertambang seiiring waktu setelah ditambang bunga utang.

“Setelah ditambah bunga, utangnya bertambah jadi Rp 70 hingga lebih dari Rp 100 juta,” timpal AR.

AR mengaku, pencurian kendaraan bermotor dilakukannya lebih dari satu tahun. Pencurian dimulai akhir tahun 2020.

Kapolres mengatakan, dalam kasus tersebut, selain sepede motor, pihaknya juga mengamankan obeng, tang maupun tali yang digunakan pelaku untuk melaksanakan aksinya.

Barang bukti lainnya adalah STNK dan BPKB. STNK melekat digantungan kunci. Kemudian disimpan korban di rumah kunci sepeda motor. Sehingga saat pelaku mengambil kendaraan, sudah lengkap kunci dan STNK-nya.

“Tersangka mengincar sepeda motor yang tindak dikunci stang atau kunci ganda. Kemudian ditarik seolah-olah sedang mogok,” ucapnya.