Rudy Andryas Terus Suarakan Pembangunan Infrastruktur Serawai-Ambalau

oleh
Rudy Andryas, Anggota DPRD Sintang Dapil Serawai-Ambalau.

BERITA-AKTUAL.COM – Berada di perhuluan Sungai Melawi, Serawai dan Ambalau merupakan dua kecamatan paling terisolir di Kabupaten Sintang.

Dua kecamatan paling selatan ini sangat mengharapkan pembangunan infrastruktur dasar seperti akses jalan yang layak. Karena sebagian besar mobilitas ke desa-desa masih mengandalkan jalur sungai.

Kondisi ini diakui oleh Rudy Andryas, Anggota DPRD Sintang dari daerah pemilihan (dapil) Serawai-Ambalau. Makanya ia tak henti-hentinya menyuarakan pembangunan infrastruktur di kampung halamannya tersebut. Agar anggaran pembangunan diperhatikan oleh pemerintah.

“Memang seperti yang diketahui bersama, dua kecamatan terisolir adalah Serawai-Ambalau. Infrastrukturnya masih sangat memprihatinkan. Khususnya, infrastruktur dasar seperti jalan jembatan maupun sarana publik lainnya,” ungkapnya.

Legislator muda Partai Nasdem ini bercerita, karena akses jalan darat dari Sintang menuju Serawai mengalami kerusakan, masyarakat terpaksa memilih jalan memutar melalui Kabupaten Melawi. Kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan sangat mempengaruhi waktu perjalanan, juga biaya yang harus dikeluarkan.

“Selain itu, warga yang ingin pergi ke Nanga Serawai juga masih mengandalkan jalur sungai menggunakan speedboat dengan ongkos yang cukup besar. Bisa dari kota Sintang. Atau dari Nanga Pinoh, ibukota Kabupaten Melawi,” ungkapnya.

Jika akses Sintang-Serawai bisa melalui jalur darat. Lainnya halnya akses dari Serawai menuju Ambalau yang mengandalkan jalur sungai. Bahkan sebagian besar akses ke desa-desa di Kecamatan Serawai dan Kecamatan Ambalau hanya bisa ditempuh lewat sungai.

Berkaitan dengan pembangunan inftrastruktur pendidikan, Rudy mengungkapkan bahwa tahun lalu cukup banyak program pembangunan yang masuk ke Serawai dan Ambalau dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Ada proyek rehap sekolah maupun rumah dinas guru.

“Tapi semuanya belum maksimal, sehingga kita terus mendorong pemerintah daerah, bupati, untuk tetap memikirkan dengan serius tentang kondisi sekolah maupun rumah dinas di Serawai dan Ambalau.