Masyarakat Keluhkan Jalan dan Jembatan Rusak saat Reses Santosa di Kayan

oleh
Masyarakat saat menghadiri kegiatan reses Ketua Komisi A DPRD Sintang, Santosa.

BERITA-AKTUAL.COM – Masa reses dimanfaatkan 40 anggota DPRD Sintang untuk mengunjungi daerah pemilihan (dapil) masing-masing dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat.

Reses II DPRD Sintang masa persidangan II tahun 2022 kali ini, dimulai sejak tanggal 23 Juni sampai 28 Juni.

Dalam reses tersebut, Ketua Komisi A DPRD Sintang, Santosa menyambangi 5 desa di Kecamatan Kayan Hulu dan Kecamatan Kayan Hilir.

Desa yang dimaksud adalah Desa Nanga Mau, Desa Jambu di Kecamatan Kayan Hilir. Kemudian Desa Nanga Tampang, Desa Lengkong Bindu dan Nanga Tonggoi di Kecamatan Kayan Hulu.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, rata-rata keluhan yang disampaikan masyarakat saat reses adalah permasalahan infrastruktur dasar. Khususnya jalan dan jembatan yang belum layak. Mereka berharap infrastruktur bisa diperhatikan dan dianggarkan melalui APBD Sintang.

“Rata-rata masyarakat mengeluhkan tentang insfastruktur jalan jembatan yang masih rusak. Walaupun memang ada sebagian desa di Kayan sudah boleh dikatakan lumayan peningkatan insfrastrukturnya,” ungkap Santosa.

Legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini memastikan hasil reses akan disampaikan ke pemerintah Kabupaten Sintang. Dengan harapan bisa menjadi skala prioritas untuk dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sintang.

“Hasil reses ini tentunya akan kita sampaikan kepada pemerintah. Agar dianggarkan segera untuk mengatasi keluhan utama masyarakat di Kayan. Mudah-mudahan banyak usulan yang disampaikan masyarakat saat reses bisa terealisasi,” harapnya.

Santosa menegaskan, menyuarakan atau menyampaikan berbagi persoalan di masyarakat termasuk keluhan tentang pembangunan sudah menjadi tugas dirinya sebagai wakil rakyat dari dapil Kayan Hilir dan Kayan Hulu.

“Kita akan selalu menyuarakan dan memperjuangkan agar pembangunan di Kayan segera ditindak lanjuti oleh Pemkab Sintang. Karena infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan sangat vital, baik untuk mobilitas masyarakat atau peningkatan ekonomi,” pungkasnya.