Wabup Sintang Kosong, Heri Jambri: Jika Besok Diusulkan, Lusa Siap Paripurna

oleh
Pimpinan DPRD Sintang bersama Sekda Sintang menerima berkas yang berisi poin tuntutan Koalisi Masyarakat Sintang.

BERITA-AKTUAL.COM – DPRD Sintang menerima audiensi puluhan massa yang menamakan dirinya sebagai Koalisi Masyarakat Sintang, Rabu 7 Juli 2022 di ruang rapat paripurna.

Dikesempatan itu, massa sempat merangsak masuk saat DPRD Sintang sedang menggelar rapat paripurna. Agenda rapat paripurna tersebut adalah penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Sintang terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021.

Setelah pimpinan yakni Wakil Ketua II DPRD Sintang Heri Jambri menutup rapat paripurna, perwakilan massa dipersilahkan untuk menyampaikan aspirasinya. Hadir juga saat itu, Sekda Sintang Yosepha Hasnah, forkopimda, anggota DPRD Sintang serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam audiensinya, perwakilan massa menyampaikan berbagai poin tuntutan. Salah satunya mendesak pengisian jabatan Wakil Bupati Sintang yang kosong sejak Sudiyanto meninggal dunia 18 September 2021 silam.

Penyampaian aspirasi Koalisi Masyarakat Sintang langsung direspon Wakil Ketua II DPRD Sintang, Heri Jambri. “Saya atas nama lembaga DPRD menyampaikan banyak terima kasih atas aspirasinya,” kata Heri Jambri.

Terkait persoalan pengisian Wakil Bupati Sintang, Heri menyebut bahwa hal itu sudah disampaikan secara resmi oleh Fraksi saat sidang paripurna.

“Beberapa waktu lalu, saya juga menerima demo yang mendesak pengisian Wakil Bupati. Untuk pengisian jabatan tersebut, kembali lagi ke partai pengusung,” katanya.

“Mudah-mudahan koalisi segera menyampaikan kepada pada Bupati. Jika Bupati besok hari mengusulkan ke dewan, kami siap melaksanakan paripurna Pak, itu untuk mengisi posisi Wakil Bupati,” tegasnya.

Andreas, salah satu Koalisi Masyarakat Sintang mengungkapkan, kedatanganya ke DPRD Sintang untuk menyampaikan beberapa hal. Poin pertama adalah mempertanyakan pengisian jabatan Wakil Bupati yang hingga sekarang belum ada tiitik terang.

Andreas juga mendesak Wakil Bupati Sintang bisa dilantik paling lambat tanggal 17 Agustus 2022. “Apabila tidak dilaksanakan sebelum tanggal 17 Agustus 2022, maka massa akan turun atas nama rakyat,” tegasnya.