Masyarakat Bingung, Dua Desa di Tempunak Masuk HGU

oleh
Maria Magdalena, Anggota DPRD Sintang

BERITA-AKTUAL.COM – Maria Magdalena, Anggota Fraksi Demokrat DPRD Sintang mendesak pemerintah menindaklanjuti masukya dua desa di Kecamatan Tempunak dalam Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan perkebunan.

Permintaan itu disampaikan Maria saat rapat paripurna penyampaian pandangan umum Fraksi Demokrta DPRD terhadap Raperda Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sintang tahun 2021, beberapa waktu lalu.

“Memperhatikan peta Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR BPN) Republik Indonesia bahwa wilayah Desa Merti Jaya dan Desa Pekulai Bersatu Kecamatan Tempunak merupakan daerah yang sudah masuk Hak Guna Usaha (HGU) oleh perusahaan. Namun masyarakat tidak tahu perusahaan apa,” ungkap Maria.

Ia mengatakan, luas lahan dua desa yang masuk HGU perusahaan kurang lebih 2.000 hektar. Yang membingungkan, di desa tersebut hingga saat ini tidak ada satupun perusahaan yang beroperasi.

“Akibatnya masyarakat tidak biaa mengajukan pembuatan sertifikat Pendaftaran Sistematis Lengkap (PTSL) atau prona ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) bahkan untuk lahan perumahan, sekolah fasilitas kesehatan dan perkantoran desa mereka,” ungkap legislator dari daerah pemilihan (dapil) Sepauk-Tempunak ini.

Oleh karena itu, Maria meminta pemerintah menindaklanjuti masalah yang terjadi di dua desa di Kecamatan Tempunak ini. “Mohon penjelasan pemerintah Kabupaten Sintang dan solusi masalah tersebut,” pinta Maria

Mewakili Bupati Sintang, Staf Ahli Bidang Perekonomian Pembangunan dan Keuangan, Selimin saat menyampaikan tanggapan atas pandangan umum fraksi mengatakan, mengenai peta ATR/BPN di wilayah Desa Merti Jaya dan Desa Pekulai Bersatu Kecamatan Tempunak, dapat disampaikan bahwa di wilayah tersebut masuk dalam wilayah HGU PT. Sinar Dinamika Kapuas seluas 33,59 hektar.

“Sedangkan untuk penyelesaian masalah yang ada tersebut masih dalam pembahasan Tim Pembinan Pembangunan Perkebunan atau tkp3k Kabupaten Sintang,” katanya.