Didukung TNI, Komunitas Trabas Sintang Bangun Sirkuit Latihan Motocros di Lapter

oleh
Penghobi motocross menjajal sirkuit di Lapter Susilo yang dalam proses pembangunan.

BERITA-AKTUAL – Didukung oleh Korem 121 Alambhanawanawai, gabungan komunitas trabas Sintang secara swadaya membangun sirkuit latihan motocross di eks Bandara Susilo Sintang. Sirkuit dengan panjang 1,2 kilometer diperkirakan selesai dalam seminggu.

Kasi Intel Kasrem 121/Abw Kolonel Inf Fadjar Moch Sjafrudin mengungkapkan ide awal dibangunnya sirkuit latihan motocross di eks Lapter Susilo.

“Awalnya teman-teman komunitas trail setiap sore latihan di sini (Lapter-red) karena sarana tidak ada. Kebetulan Korem punya lahan di sini, lalu komunitas berkomunikasi dengan kita untuk menggunakan lapangan ini,” ungkapnya.

Kasi Intel Kasrem 121/Abw Kolonel Inf Fadjar Moch Sjafrudin.

Selanjutnya, kata Kasi Intel, berdasarkan izin dari Danrem serta Dandim, lahan tersebut dipinjam untuk pembangunan mini sirkuit. Nantinya fasilitas itu akan digunakan untuk penghobi trail di Kabupaten Sintang.

“Sebenarnya sirkuit trail sudah ada, tapi lokasinya jauh. Tepatnya di Jerora masuk ke dalam. Selain itu jalannya juga rusak. Sementara kalau di Lapter ini, aksesnya mudah dan juga tempat olahraga. Kita bisa jogging. Bersepeda juga bisa di sini. Kita bangun juga lapangan mini trail untuk rekan-rekan komunitas Sintang,” jelasnya.

Selain itu juga, penyediaan sarana olahraga trail merupakan salah satu wujud pelayanan publik dari TNI. “Jadi sarana dan prasarana yang dimiliki, kita gunakan untuk masyarakat. Ini salah satu wujud pelayanan publik TNI kepada masyarakat,” tegasnya.

Gabungan komunitas trabas Kabupaten Sintang di sirkuit latihan motocross di eks Lapter Susilo yang sedang dibangun.

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Sintang, Billy Welsan mengatakan bahwa dirinya sangat mendukung dan mensupport komunitas trabas yang membangun sirkuit latihan motor cross di Lapter Susilo Sintang.

“Teman-teman komunitas trabas ini kan sama dengan penghobi trail. Basic-nya dari motor trail. Jadi kita bangun sirkuit untuk latihan supaya mengembangkan skill atau mengembangkan kemampuan ketika memang harus terjun langsung ke balapan grasstrack,” katanya.

Dengan adanya sirkuit untuk latihan motocross, kata Billy, akan menjadi media untuk mencari bibit-bibit atlet berbakat. Serta untuk mengasah kemampuan penghobi motocross. Supaya kedepan bisa menciptakan bibit-bibit pembalap grasstrack di Kabupaten Sintang.

“Karena saat ini fasilitas untuk mendukung olahraga ini sangat kurang. Sirkuit yang ada di Jerora kurang terawat. Makanya dibangun sirkuit latihan di sini dengan izin dan support Korem,” jelas legislator yang juga penghobi trail ini.