Jarot: Launching Teaching Factory Jangan Seremonial Saja, Harus Diaplikasikan

oleh
Bupati Sintang, Jarot Winarno ketika menghadiri kegiatan di SMKN 1 Sintang yang melakukan launching Teaching Factory.

BERITA-AKTUAL.COM – SMK Negeri 1 Sintang menyelenggarakan launching  Teaching Factory (TEFA) sekaligus penandantanganan kerjasama dengan PT Astra, Rabu 5 Oktober 2022. Kegiatan dihadiri langsung oleh Bupati Sintang Jarot Winarno.

Dikesempatan tersebut, Jarot berharap kegiatan tersebut jangan sampai seremonial saja. Tetapi harus bisa diaplikasikan dalam kegiatan yang ada.

Jarot menyampaikan bahwa syarat ekonomi tumbuh yakni meningkatnya daya beli masyarakat dan vokasi atau pelajaran yang membuat anak-anak siap terjun ke dunia kerja.

“Di Sintang kita punya sawit sebagai peluang kerja dimasa depan. Pabrik pengolahan sawit dan pabrik lain juga ada beberapa di Kabupaten Sintang sebagai peluang kerja bagi lulusan SMK,” ujarnya.

Dikesempatan itu, Jarot juga menyampaikan tanggapannya terkait kerjasama antara SMKN 1 Sintang dengan PT Astra.

“Saya bangga, SMKN 1 Sintang bisa bekerjasama juga dengan Astra Motor.  Kita bisa bekerja dimana saja, bisa membuka bengkel atau bekerja ditempat lain.  Lulusan SMK lebih mudah menangkap peluang kerja yang ada,” katanya.

Poeryanto, Kepala SMKN 1 Sintang menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas sesuai arahan Bapak Presiden RI Joko Widodo. Pengembangan SMK juga sudah ada instruksi dari Gubernur Kalimantan Barat.

“Mengembangkan SMK adalah kewajiban kita semua dengan menyesuaikan kurikulum dan sistem pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” terang Poeryanto

Ia menjelaskan, di SMKN 1 Sintang sudah menerapkan agar teori dan praktek dijalankan dengan ketat. “Kami berterima kasih kepada PT Astra Motor atas bimbingan dan kerjasamanya selama ini dan akan terus diperkuat dimasa yang akan datang,” katanya.

Gunardi Pimpinan PT. Astra Honda Motor Jakarta  menjelaskan bahwa program vokasi berbasis Teaching Factory ini bertujuan agar peserta didik mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilannya dalam suasana yang sesuai dengan standar kerja industrial.

“Astra Motor mendukung upaya pengembangan sumber daya manusia Indonesia dengan membekali peserta berdasarkan pengalaman yang  kami miliki. Kami terus bekerjasama dengan baik dengan mitra kami seperti SMK dan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat dan Dinas Pendidikan di kabupaten,” terang Gunardi.

Ia menjaslakn, di Indonesia sudah berjalan 4 enggine factory dan salah satunya di SMK Negeri 1 Sintang ini. “Di sini yang keempat di Indonesia dan pertama di Kalimantan. Launching kerjasama ini harus bermanfaat dengan baik,” ujarnya.