Serius Kembangkan Usaha Perkebunan dengan Tetap Menjaga Ekosistem

oleh
Workshop Pengelolaan Areal Bernilai Konservasi Tinggi di Konsesi Perkebunan Kelapa Sawit dan Launching Ekspose Progress Pembangunan Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Sintang.

BERITA-AKTUAL.COM – Bupati Sintang Jarot Winarno membuka kegiatan Workshop Pengelolaan Areal Bernilai Konservasi Tinggi di Konsesi Perkebunan Kelapa Sawit dan Launching Ekspose Progress Pembangunan Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Sintang, Selasa 11 Oktober 2022 di Hermes Sky Hotel My Home Sintang.

Dikesempatan itu, Jarot menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang sangat serius untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalaui pengembangan usaha perkebunan sekaligus dengan tetap menjaga ekosistem.

“Melalui workshop dan ekspose perkebunan ini, kami ingin menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang telah mengidentifikasi areal NKT seluas 1.177.989,60 Ha atau sekitar 53 persen dari luas Kabupaten Sintang. Dimana 170.670 hektar diantaranya berada di Area Penggunaan Lain (APL) baik yang berada dalam konsesi perkebunan maupun diluar. Ini berpotensi untuk dikelola oleh pemegang ijin usaha dan masyarakat secara kolaboratif,” jelasnya.

Dikatakan Jarot, pemerintah Kabupaten Sintang telah menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 122 tahun 2021 tentang pedoman tata cara pengusulan dan penetapan pengelolaan rimba/gupung di luar kawasan hutan oleh masyarakat. Artinya, areal konservasi yang berada di APL dan tidak dibebani ijin usaha diluar perkebunan berpotensi untuk dikelola oleh masyarakat sendiri maupun secara kolaboratif bersama pemegang ijin di Kabupaten Sintang.

“Oleh karena itu, kami menghendaki agar para pemegang ijin usaha perkebunan kelapa sawit ikut berkontribusi secara kuat. Salah satunya dengan menyampaikan informasi kinerja pengelolaan NKT secara menyeluruh kepada pemerintah. Ini penting agar kita mengetahui seberapa jauh Perda  Nomor 6 tahun 2018 sudah diterapkan oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit di Sintang,” tegasnya

Jarot mengatakan, Pemerintah kabupaten Sintang mengucapkan terima kasih kepada Rainforest Alliance (RA) Indonesia atas kerjasama yang kuat bersama Tim Pelaksana Daerah (TPD) Kelapa Sawit Berkelanjutan dalam penyelenggaraan kegiatan ini.

“Kami juga berharap agar RA dan para mitra pembangunan berkelanjutan dapat membantu perusahaan meningkatkan kinerja usaha perkebunan, meningkatkan kepatuhan usaha perkebunan terhadap peraturan dan ketentuan yang berlaku serta mendorong usaha perkebunan yang lebih baik menuju kelapa sawit berkelanjutan di Kabupaten Sintang,” harapnya

Hendri Ziasmono, Perwakilan Rainforest Alliance(RA) Indonesia menyatakan bahwa workshop ini diselenggarakan sebagai bentuk Kerjasama antara RA dan Tim Pelaksana Daerah (TPD) Kelapa Sawit Berkelanjutan.

“Ini dalam upaya mengimplementasikan Rencana Aksi Daerah tentang Kelapa Sawit di Kabupaten Sintang melalui aksi penyelamatan area bernilai konservasi tinggi bersama-sama  masyarakat. Termasuk mendukung perusahaan untuk memperbaiki dan meningkatkan akuntabilitas kinerja perkebunan kelapa sawit sehingga dapat menimbulkan dampak bisnis positif yang lebih luas,” jelasnya..

.