Penyakit ini yang Banyak Dikeluhkan saat Pengobatan Gratis di Desa Mensiku

oleh
Tim medis UPTD Puskesmas Mensiku menggunakan longboat untuk menjangkau lokasi pelayanan kesehatan pada daerah yang terdampak banjir.

BERITA-AKTUAL.COM – Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Mensiku, Endi Juliansyah mengungkapkan jenis penyakit yang paling banyak dikeluhkan warga saat pengobatan gratis ke daerah terdampak banjir di Dusun Tebelian, Desa Mensiku, Kecamatan Binjai Hulu pada Rabu 19 Oktober 2022.

“Penyakit tersebut adalah Dispepsia : 10 Orang, Myalgia : 10 Orang, Tinea Pedis : 7 Orang, ISPA : 5 Orang dan Hipertensi : 4 Orang. Total ada 36 warga kita periksa saat kegiatan pelayanan kesehatan berupa pengobatan gratis di Dusun Tebelian,” ungkap Endi Juliansyah.

Ia mengatakan, adapun kelompok rentan saat melakukan pelayanan kesehatan di
Posko Pengobatan Dusun Tebelian diantaranya: anak-anak : 6 Orang, Dewasa : 24 Orang dan Lansia : 6 Orang

“Ketika kita melakukan pelayanan kesehatan, jumlah kepala keluarga atau KK yang mengungsi tidak ada. Sementara kondisi banjir di daerah tersebut masih bertahan,” bebernya.

Dikatakan Endi Juliansyah, sejak banjir melanda Kabupaten Sintang, UPTD Puskesmas Mensiku sudah beberapa kali melakukan pelayanan langsung ke masyarakat yang terdampak banjir. Salah satunya dengan mengunjungi Desa Simbak Raya untuk melakukan pengobatan gratis tanggal 14 Oktober 2022.

“Rabu 18 Oktober 2022 kemarin, kita melakukan pelayanan kesehatan pada warga terdampak banjir di Desa Ampar Bedang. Hari ini kita mendatangi Dusun Tebelian Desa Mensiku. Pelayanan kesehatan ini gratis, masyarakat yang datang untuk memeriksa kesehatannya juga diberi obat-obatan,” ujarnya.

Mengingat Sintang dan sejumlah wilayah kerja UPTD Puskesmas Mensiku dilanda banjir, Endi Juliansyah mengingatkan masyarakat agar mewaspadai timbulnya berbagai macam penyakit dengan selalu menjaga kesehatan,