Kadinkes Sintang Ajak Warga Menjaga Puskesmas Jasa

oleh
Puskesmas Jasa di perbatasan Sintang-Malaysia yang belum beroperasi.

BERITA-AKTUAL.COM – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, dr Harysinto Linoh mengimbau masyarakat untuk sama-sama menjaga fasilitas milik pemerintah di daerah perbatasan.

Salah satunya Puskesmas Jasa di Desa Jasa Kecamatan Ketungau Hulu yang berbatasan dengan negara tetangga Malaysia. Karena fasilitas yang dibangun tersebut untuk kepentingan pelayanan publik, khususnya warga perbatasan.

“Saya sudah menghubungi Kades Jasa agar ikut menjaga fasilitas pemerintah daerah yang berada di Jasa. Dalam hal ini Puskesmas Jasa yang sudah dibangun oleh pemerintah, mengingat bangunan tersebut sempat dicorer-coret oleh pihak yang tidak bertanggungjawab,” ujarnya.

Sementara itu, belum lama ini Fraksi Golongan Karya (Golkar) DPRD meminta Bupati Sintang melalui Dinas Kesehatan agar mengambil langkah penanganan terkait Puskesmas Jasa tersebut.

“Mohon kepada Bupati Sintang melalui Dinas Kesehatan, terkait Puskesmas Jasa di Kecamatan Ketungau Hulu yang bangunan sangat megah dan belum beroperasi, kondisi sekarang sudah mulai rusak bangunannya. Mohon dinas terkait untuk mengambil langkah penanganan segera,” demikian pandangan umum Fraksi Golkar.

Saat ini, berdasarkan laporan petugas di Senaning dan masyarakat Desa Jasa, alat-alat Puskesmas sepertinya ada yang dirusak. Berdasarkan informasi masyarakat, pintu juga sudah tidak bisa dikunci.

“Ada masyarakat yang mengirimkan foto kondisi alat dengan kondisi sudah dirusak itu. Kita ndak menyalahkan siapa-siapa. Yang jelas pelakunya orang yang tidak bertanggung jawab. Makanya kita minta fasilitas ini dijaga, dirawat. Dinas terkait harus menjaga aset tersebut,” pintanya.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Perekonomian Pembangunan Selimin menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah mengajukan izin operasional dan kelengkapan administrasi sebagai salah satu syarat mutlak untuk operasionalnya Puskesmas Jasa di Kecamatan Ketungau Hulu tersebut, dan pada saat ini sedang dalam proses.

Selain itu, kata Selimin, pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan juga sedang berupaya dalam pemenuhan Sumber Daya Manusia (SDM) sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 tahun 2019 tentang Puskesmas.

Puskesmas Jasa dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Afirmasi tahun 2019 dengan anggaran sebesar Rp 8 miliar. Puskesmas dengan bangunan dua lantai ini memiliki fasilitas yang lengkap terdiri dari ruang rawat inap dengan kurang lebih 15 tempat tidur.

Dengan beroperasinya Puskesmas Jasa nanti, diharapkan masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan tidak lagi berobat ke negara tetang Malaysia. Kendati di Kecamatan Ketungau Hulu sudah ada Puskesmas Senaning, namun dengan hadirnya Puskesmas Jasa tentu pelayanan masyarakat akan lebih dekat.