Targetkan Desa Teluk Kelansam Bebas ODF

oleh
dr Edy, Kepala Puskesmas Dara Juanti.

BERITA-AKTUAL.COM – Meski berada di daerah perkotaan, ternyata banyak desa di Kecamatan Sintang belum dinyatakan bebas Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan. Untuk itulah, Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Dara Juanti menargetkan satu desa bebas ODF tahun ini, yakni Desa Teluk Kelansam.

“ODF yang kita kejar tahun ini adalah Desa Teluk Kelansam. Beberapa waktu lalu sudah dapat sinyal bagus, mereka sudah menyalurkan bantuan WC. Tahun ini mereka yakin ODF. Kita optimis akhir tahun tercapai,” kata dr Edy, Kepala Puskesmas Dara Juanti saat ditemui berita-aktual.com, belum lama ini.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini belum ada desa atau kelurahan yang di wilayah Puskesmas Dara Juanti yang dinyatakan bebas ODF. “Belum ada yang bebas ODF. Baru Teluk Kelansam yang kita kejar agar bebas ODF. Batu Lalau beberapa waktu lalu sudah kita datangi untuk mendorong agar bebas ODF, tapi kan sekarang kendala banjir,” ungkapnya.

Ia kemudian mengungkapkan gambaran warga yang sudah memiliki WC sebagai salah satu syarat ODF. Contohnya di Kelurahan Kapuas Kiri Hilir baru sekitar 80-an persen. “Ini kemungkinan tahun depan kita kejar bebas ODF. Hambatan untuk mewujudkan bebas ODF itu karena dekat sungai ya, karena masih ada yang BAB di sungai,” beber dr Edy.

Untuk daerah yang sudah punya WC sekitar 90-an persen itu adalah Kelurahan Ulak Jaya dan Kelurahan Menyumbung Tengah. “Yang lain masih di bawah, sekitar 60-70 persen lah,” ungkapnya.

dr Edy menegaskan, bebas ODF itu harus 100 persen. Jadi kalau masih ada perilaku buang air besar di sungai, maka tidak bisa dikatakan ODF meskipun tersisa beberapa persen saja yang belum.

“ODF ini soal perilaku dan pola pikir, ini yang ingin diubah oleh pemerintah. Bukan soal membangun WC-nya tapi mengubah perilakunya. Kalau sudah terbiasa buang air di WC, otomatis ODF lah,” pungkasnya.