Sumur Bor Disarankan Berjarak 17 Meter dari Septic Tank

oleh
Kamarudin, Kepala Labkesda Sintang.

BERITA-AKTUAL.COM – Saat ini sudah menjadi hal yang jamak bagi masyarakat khususnya di daerah perkotaan memiliki sumur bor di rumah masing-masing. Selain pertimbangan air yang dihasilkan sumur bor lebih bersih. Penggunaan sumur bor juga membuat pemakaian air bisa kapan saja dan nyaris tak terbatas.

Namun dalam membuat sumur bor tersebut ada hal-hal yang harus diperhatikan, terutama terkait pertimbangan kesehatan. Yakni soal jarak septic tank dengan sumur bor yang akan dibangun. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Sintang, Kamarudin.

“Alangkah baiknya jika membuat sumur bor itu jaraknya minimal 17 meter dari septic tank demi mencegah air tercemar tinja. Karena dengan jarak tersebut bisa dikatakan aman karena sudah difilter oleh alam,” kata Kamarudin ketika ditemui media berita-aktual.com di Kantor Labkesda Sintang, beberapa waktu lalu.

Akan tetapi, jika terpaksa membuat sumur di luar jarak mininam tersebut dan airnya tetap aman dikonsumsi, artinya filter alam di bawah tanah sudah sangat bagus. “Tapi kita tetap sarankan agar jarak minimal 17 meter untuk antisipasi,” katanya lagi.

Dikatakan Kamarudin, jika air sumur tercampur tinja, bisa berdampak pada penyakit diare. “Karena bakteri Escherichia coli  atau E col itu kan melekat di dinding usus, makanya menyebabkan diare. Yang lebih berbahaya lagi, jika penyakit diare tidak ditangani dengan baik maka bisa beruykematian karena terjadi dehidrasi,” katanya.