BKPSDM Sintang Gelar Sosialisasi dan Pembinaan Jabatan Fungsional Hasil Penyetaraan Jabatan

oleh
Sambutan Kepala BKPSDM Sintang, Witarso.

BERITA-AKTUAL.COM – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sintang menggelar Sosialisasi dan Pembinaan Jabatan Fungsional Hasil Penyetaraan Jabatan di lingkungan pemerintah Kabupaten Sintang tahun 2022.

Kegiatan berlangsung di ruang aula BKPSDM Kabupaten Sintang Jalan YC Oevang Oeray, Selasa 8 November 2022. Kegiatan dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Igor Nugroho yang mewakili Wakil Bupati Sintang Melkianus.

Dalam laporan ketua panitia yang disampaikan oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Sintang, Witarso, sejalan dengan visi dan misi Presiden dan Wakil Presiden 2019 – 2026, Aparatur Sipil Negara yang professional (smart ASN) harus bekerja dalam lingkungan kerja yang berbasis teknologi informasi (smart office).

Berkaitan dengan Sosialisasi dan Pembinaan Jabatan Fungsional Hasil Penyetaraan jabatan di lingkungan pemerintah Kabupaten Sintang tahun 2022. Witarso menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi menggunakan pola hybrid learning yaitu luring yang merupakan jenis pembelajaran yang dilakukan dengan tatap muka. Dan dengan sistem daring yang merupakan sistem pembelajaran yang dilakukan dengan tidak bertatap muka langsung.

Dikatakan Witarso, adapun peserta yang mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan Jabatan Fungsional Hasil Penyetaraan Jabatan di lingkungan pemerintah Kabupaten Sintang tahun 2022.secara luring adalah pejabat eselon III/Sekretaris Badan/Dinas, jumlahnya 29 orang. Kemudian pejabat fungsional yang disetarakan sebanyak 61 orang. Sementara yang mengikuti secara daring 144 orang pejabat fungsional hasil disetarakan.

“Adapun narasumber dalam kegiatan sosialisasi adalah pejabat yang berkompeten dari Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalimantan Barat,” bebernya.

Dalam sambutannya, Igor Nugroho menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo dalam pidato pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024.

”Saya tidak mau birokrasi pekerjaanya hanya sending-sending saja. Saya minta dan akan saya paksa bahwa tugas birokrasi adalah making delivered. Tugas birokrasi itu menjamin agar manfaat program dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.