12 Desa di Wilayah Puskesmas Pandan akan Deklerasi ODF Serentak

oleh
Puskesmas Pandan.

BERITA-AKTUAL.COM – Sebanyak 12 desa di Kecamatan Sungai Tebelian yang masuk wilayah kerja Puskesmas Pandan akan melakukan deklerasi Open Defecation Free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan secara serentak.

“Untuk ODF, berdasarkan komunikasi dengan Bappeda, kita akan melaksanakan deklerasi 12 desa secara serentak di Kecamatan sungai tebelian,” ungkap Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Pandan, Nur Ihsan pada berita-aktual.com, belum lama ini.

Ia mengatakan, 12 desa tersebut sudah dinyatakan bebas ODF, cuma belum deklerasi. Mereka juga sudah diverifikasi. Tahun lalu ada 10 desa yang diverifikasi. Tahun ini ada dua desa yang diverifikasi.

“Karena belum deklerasi, makanya dilakukan serentak. Rencana deklerasi serentak, sesuai komunikasi dengan Pak Camat kemarin, kalau mampu terkejar akan dilaksakan bulan ini atau Desember serentak di kecamatan,” katanya.

Untuk tahun ini, kata Nur Ihsan, target ODF Puskesmas Pandan sebenarnya 4 desa. Cuma yang tercapai baru 2 desa. Penyebabnya, karena masyatakat yang sudah punya WC tapi pembuangannya langsung ke kolam.

“Ini sudah disampaikan ke kades. Dan kades menyatakan siap membantu sosialisasi ke warga. Masyarakat juga bersedia membuat septic tank. Mereka yang BAB ke sungai tidak ada. Tapi ya itu, BAB langsung ke kolam,“ bebernya.

Untuk desa yang belum ODF dipastikan akan dikejar tahun depan. Kita picu lagi. Tahapan untuk menuju desa ODF ada yang disebut pemicuan.

“Kita lihat dulu data di desa tersebut, berapa yang belum punya WC, berapa yang belum punya septic tank, baru disampaikan ke kami. Kemudian kami kerjasama dengan Dinas bagian Kesmas, arahan mereka apakah diverifikasi atau tidak kita ikuti. Kalau diverifikasi, akan dilakukan untuk mengetahui berapa yang belum punya WC,” jelasnya.

Ia menyebut, semua kades pada dasarnya siap mendukung ODF. Sosialisasi juga sudah gencar. “Mungkin terkendala masyarakat sibuk, maka ketika kunjungan ke desa jarang ketemu warga. Kecuali di atas jam 12 mereka sudah pada pulang,” pungkasnya.