Baru 2 Desa di Wilayah Puskemas Jelimpau Sudah ODF, Ini Kendalanya

oleh
Kapus Jelimpau, Ahmad Mudasir.

BERITA-AKTUAL.COM – Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Jelimpau Ahmad Mudasir mengatakan bahwa Puskesmas Jelimpau membawahi 12 desa di Kecamatan Tempunak. Dari 12 desa tersebut, baru 2 yang sudah bebas Open Defacation Free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan. ODF merupakan salah satu pilar dari program Sanitasi Lokal Berbasis Masyarakat (STBM).

“Desa yang sudah ODF itu ada yang deklerasi pada tahun 2021. Satu desa deklerasi ODF tahun 2019,” ungkap Ahmad Mudasir pada berita-aktual.com, belum lama ini.

Ia mengatakan, untuk target ODF tahun ini sebenarnya ada 2 desa. Cuma progresnya masih agak lambat. Kendalanya dari masyarakat itu sendiri. Terutama terkait kemauan untuk membuat WC. Padahal dari desa sudah memberikan bantuan untuk pembuatan jamban sehat seperti bantuan closet atau paralon.

“Tinggal masyarakat membuat saja sebenarnya yang agak berat. Sebagian ada masyarakat yang sudah punya WC tapi septic tank tidak ada. Jadi harus buat septic tank. Selama ini pembuangannya ada yang ke parit ada juga yang ke sungai, bahkan lahan terbuka. Jadi sama dengan ndak punya WC,” bebernya.

Ia mengatakan, berdasarkan laporan petugas desa, kebanyakan warga yang punya WC tidak punya septic tank itu ada di Desa Sungai Buluh. Di desa tersebut semua perangkat desa sangat mendukung agar bisa ODF.

“Untuk tahun 2023, mudah-mudahan progres untuk desa ODF meningkat. Terutama dukungan dari perangkat desa atau kades. Saya juga berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya ODF ini,” harapnya.