Camat ungkap Data Banjir di Kecamatan Sintang

oleh
Tatang Supriyatna, Camat Sintang.

BERITA-AKTUAL.COM – Camat Sintang, Tatang Supriyatna mengungkap data terkini terkait kondisi banjir di Kecamatan Sintang. Ia mengatakan bahwa yang terdampak banjir hingga saat ini sudah 26 desa dan kelurahan.

“Jadi 16 kelurahan dan 10 desa di Kecamatan Sintang per hari ini sudah terdampak banjir. Korban terdampak 3.912 kepala keluarga (KK) atau 19.758 jiwa,” ungkap Tatang Supriyatna.

Untuk kondisi air, Tatang mengungkapkan bahwa dalam beberapa hari terakhir ini mengalami kenaikan.

“Tapi hari ini agak bertahan. Kita berharap sih banjir segera surut. Saat ini kita terus memantau kondisi cuaca. Berdasarkan prediksi BMKG, cuaca akan terus hujan hingga akhir Desember. Tapi kita berharap banjir tidak terlalu tinggi lah. Atau bahkan surut sama sekali. Karena memang banjir sangat mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Tatang.

Jika dibandingkan dengan data tahun lalu, kata Tatang, warga terdampak banjir tahun ini memang lebih sedikir. Ketinggian debit air juga masih rendah, jauh dibanding saat banjir besar Sintang saat itu.

“Tapi kan kita sangat berharap banjir tidak separah itu. Hanya mungkin, rentang banjir mungkin lebih panjang dibanding tahun lalu,” jelasnya.

Terkait bantuan, untuk gelombong kedua pihak kecamatan Sintang masih menunggu arahan dari pemerintah kabupaten. Karena pada awal November banjir sempat surut. Dan Satgas juga sempat dinonaktifkan.

“Karena banjir saat ini sudah naik lagi, mungkin minggu depan secepatnya akan digelar rapat apakah memang memang Satgas Penanggulangan banjir diaktifkan kembali. Meskipun Satgas sudah non aktif, kami tetap mendata warga terdampak banjir. Kami berharap warga yang terdampak banjir bisa disalurkan bantuan,” ujarnya.

Berkaitan dengan lumbung sosial, Tatang menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada penambahan stok. “Jadi stok yang tersedia belum bisa kita salurkan karena bahan-bahan makanan tidak ada lagi. Yang tersedia hanya berupa peralatan, pakaian dan sebagainya. Itu pun terbatas. Jadi kami masih menunggu penambahan stok. Karena kalau kita salurkan sekarang pun tidak cukup,” ujarnya.