Upaya Meningkatkan Literasi Perlu Peran Semua Pihak

oleh
Abdul Syufriadi, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sintang.

BERITA-AKTUAL.COM – Untuk mengembangkan perpustakaan daerah dan meningkatkan literasi tidak hanya menjadi tugas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sintang. Tetapi juga perlu kepedulian dari dari semua pihak, baik itu lembaga, organisasi maupun perorangan. Kepedulian ini penting untuk menumbuhkembangkan minat baca melalui hadirnya perpustakaan daerah.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sintang, Abdul Syufriadi pada media berita-aktual.com, belum lama ini.

Abdul bercerita, salah satu peran untuk meningkatkan literasi yang bekerjasama dengan Dinas Perpusatakaan dan Kearsipan Sintang adalah hadirnya perpustakaan Apung di daerah perbatasan yang diinisiasi mantan Dandim Sintang Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan.

“Jadi ada gagasan beliau terkait bagaimana upaya meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di perbatasan. Maka beliau membuka Perpusatakaan apung yang bisa diakses masyarakat, koleksi buku tersedia dan bisa dibaca di sana,” ujarnya.

Jadi kepada siapapun yang ingin membuka perpusatakaan untuk pelajar dan masyarakat atau rumah baca, Abdul menyilakan mereka untuk berkoordinasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sintang agar bisa dipinjam kebutuhan buku.

“Kalau mau meminjam buku, silakan datang dan koordinasi ke kami. Nanti kita buat MoU untuk keperluan ini. Contohnya baru-baru ini ada Bhabinkamtibmas dari Polsek Kayan Hulu yang juga meminjam koleksi buku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sintang untuk kebutuhan perpustakaan keliling khususnya pelajar di wilayah kerjanya,” ujarnya.

Untuk mekanisme peminjaman buku, kata Abdul, tidak terlalu sulit. Mekanismenya juga tidak jauh berbeda dengan peminjaman buku-buku pada umumnya.

“Pertama tentunya harus daftar sebagai anggota dulu. Kemudian diberi kartu anggota perpustakaan. Selanjutnya dengan kartu anggota kita bisa meminjam koleksi buku yang diperlukan. Nanti semua akan tercatat, peminjaman paling lama dua minggu harus dikembalikan. Setelah itu boleh minjam lagi. Mekanisme seperti biasa lah,” pungkas Abdul.