Disdukcapil Sintang Jelaskan Alasan Pembersihan Data Penduduk oleh Kemendagri

oleh
Sri Tanyono, Sekretaris Disdukcapil Sintang.

BERITA-AKTUAL.COM – Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sintang, Sri Tanyono mengungkapkan bahwa data kependudukan yang jadi dasar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sintang menetapkan gambaran alokasi kursi merupakan hasil pembersihan dari Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri.

Hal ini disampaikan Sri Tanyono saat audiensi Persatuan Masyarakat Serawai Ambalau dan Ikadum Sintang yang memprotes pengurangan kursi pada Pileg 2024 mendatang, Senin 28 November 2022.

Pada Pileg 2019 lalu Dapil V Serawai-Ambalau dapat 4 alokasi kursi. Namun pada Pileg 2024 mendatang mengalami penurunan alokasi kursi menjadi 3 dengan alasan penurunan jumlah penduduk.

“Memang kita akui data Kabupaten Sintang kelengkapan datanya masih kurang. Kemudian masih ada data yang belum terekam dalam data base. Dan juga akurasi data belum maksimal. Serta ada data ganda, data anomali dan lainnya,” jelasnya.

Dikesempatan itu, Sri Tanyono menyatakan bahwa dirinya sepakat dengan Ketua DPRD Sintang bahwa perlu untuk memperbaiki data kependudukan. Bukan hanya untuk di Kecamatan Serawai dan Kecamatan Ambalau. Tapi di seluruh kecamatan se-Kabupaten Sintang. Sehingga akurasi data lebih baik.

“Berkaitan dengan kebijakan pembersihan data yang diambil Dirjen Dukcapil Kemendagri, pertama adalah melakukan penonaktifkan penduduk yang sudah berumur 23 tahun tapi belum melakukan perekaman e-KTP. Kedua, penduduk yang selama 6 atau 7 tahun tidak melakukan perubahan data, datanya itu juga dinonaktifkan. Artinya, sebetulnya secara umum data itu masih ada. Tapi dilakukan penonaktifkan oleh Kementerian,” jelasnya.

Dikatakan Sri Tanyono, memang selama ini pembersihan data sudah dilakukan sejak tahun 2017, 2018 dan seterusnya. Dan untuk Kabupaten Sintang ada tiga kecamatan yang terjadi pengurangan data penduduk cukup drastis. Hal ini dikarenakan perekaman e-KTP sangat rendah. Kecamatan itu adalah Kayan Hulu, Serawai dan Ambalau.

“Sehingga mulai tahun 2018, atas bantuan Anggota DPRD Sintang Pak Sandan, kita melakukan perekaman e-KTP ke Serawai Ambalau. Sehingga mulai tahun 2018, berkat bantuan Pak Sandan, hasil perekeman mulai meningkat dibandingkan sebelumnya,” ujarnya.