STAIMA Sintang Gelar Wisuda Angkatan ke XII, Harapkan Alumni jadi Agen Perubahan

oleh
Wisuda STAIMA Sintang angkatan ke XII.

BERITA-AKTUAL.COM, SINTANG-Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’arif (STAIMA) Sintang menggelar wisuda sarjana ke XII Program Studi Pendidikan Agama Islam dan Program Studi Hukum Keluarga Islam di Pendopo Bupati Sintang, Sabtu 10 Desember 2022.

Wisuda tersebut dihadiri Bupati Sintang Jarot Winarno, Wakil Bupati Sintang Melkianus, Wakil Ketua DPRD Sintang Jeffray Edward, Asisten 3 Alfian yang mewakili Gubernur Kalbar, Ketua Koperties Wilayah XI Kalimantan Mujiburrahman, Ketua Badan Pelaksana Pendidikan Ma’arif Sintang KH Mohamad Gozali serta banyak undangan lainnya.

Ketua STAIMA Maarif Sintang, Muhammad Faisal mengucapkan terima kasih pada seluruh civitas akademika, senat, serta dosen yang telah mendidik para generasi bangsa hingga menjadi sarjana. Mudah-mudahan mereka bisa menjadi calon pemimpin di masa depan.

“Pada hari ini STAIMA Sintang mengucapkan selamat atas keberhasilan wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan studi dengan prestasi yang gemilang. Semua ini tentu berkat perjuangan dan kerja keras dari mahasiswa bahkan orang tua,” kata Faisal.

Ketua STAIMA Sintang Muhammad Faisal bersama mahasiswa berprestasi.

Oleh karena itu, Faisal berpesan pada mahasiswa yang diwisuda agar tidak lupa berterima kasih pada orang tua. Karena perjuangan mereka bukan hanya finansial, tetapi juga seluruh pemikiran waktu dan sebagainya.

“Kami juga berterima kasih pada orang tua yang telah memberi amanah pada kami untuk mendidik putra putrinya di STAIMA hingga menjadi sarjana,” ucapnya.

Dikesempatan itu, Faisal berpesan pada lulusan STAIMA agar memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada saat ini. Mengingat penggunaan teknologi yang benar justru menjadi peluang dalam dunia kerja maupun usaha. Oleh karena itu kita harus bisa mengendalikan, menciptakan, dan menjaga digitalisasi tersebut.

“STAIMA Sintang bertujuan untuk menghasilkan intelektual muslim dan ulama yang memiliki kompetensi, integritas keilmuan yang handak, beriman dan bertaqwa kepada Allah serta berahlakul karimah. Untuk mewujudkan tujuan ini, setiap prodi melakukan pembinaan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pembinaan keislaman. Termasuk muatan enterpreneur yang dikontruksikan dalam kurikulum,” jelasnya.

Jajaran senat STAIMA Sintang.

Faisal mengungkapkan, hingga saat ini almuni STAIMA Sintang jumlahnya lebih dari 1.000 orang. Mereka telah tersebar dan berkiprah dalam beragam peran. Seperti menjadi guru, Kepala KUA, dosen, komisioner Bawaslu, BUMN, perbankan dan banyak profesi lainnya.

“Dan hari ini, alumni yang diwisuda sudah ada yang menjadi anggota DPRD Sanggau. Jadi sudah lengkap ragam profesi para alumni. Saya berharap para alumni menjadi agen perubahan, berani optimis dan yakin hingga berhasil di dunia kerja. Mengutip dari Habib Lutfi, kalau mau sukses ada dua kunci yang harus kita muliakan, yakni orang tua dan guru,” ujarnya.

Ketua Badan Pelaksana Pendidikan Ma’arif Sintang, KH Mohamad Gozali menyampaikan bahwa saat peresmian STAIMA tahun 2003, Abdul Azis yang saat ini sudah menjadi duta besar Arab Saudi berpesan agar para lulusan bukan hanya bercita-cita untuk menjadi PNS semata. Tetapi adalah untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Harapan kita lulusan STAIMA Sintang paling tidak bisa membuka usaha produktif, minimal untuk diri sendiri. Syukur Alhamdulillah kalau bisa untuk membantu masyarakat lain. Ini menunjukan bahwa lulusan STAIMA tidak berpangku tangan. Berlatihlan semaksimal mungkin agar kalian bisa berguna,” pesannya.

“Jadi untuk saudara-saudara, ndak usah terlalu mengharapkan jadi PNS. Tetapi jika ditakdirkan menjadi PNS, Alhamdulillah. Yang penting jangan berpangu tangan, selalu bergerak. Karena kalau kita selalu bergerak pasti ada kebaikan-kebaikan. Kalau bertopang dagu, tidak ada kebaikan untuk saudara,” ujarnya.

Para undangan yang menghadiri wisuda STAIMA Sintang.

Gozali juga berharap pada lulusan STAIMA Sintang tidak cepat puas dengan kelulusan S1. Makanya ia ingin para lulusannya bisa melanjutkan hingga jenjang S2 bahkan S3. Sehingga masyarakat Kalimantan Barat khususnya sektor timur SDM-nya semakin meningkatkan.

“Jadi jangan cepat puas dengan raihan hari ini. Meskipun memang, capaian S1 merupakan perjuangan yang patut dibanggakan,” kata Gozali.

Kedepan, Gozali juga ingin agar lulusan STAIMA Sintang jadi pelopor moderasi dalam beragama dalam upaya membangun bangsa dan negara. “STAIMA sudah terlatih moderasi dalam beragama. Ini menjadi modal besar untuk membangun bangsa, termasuk di Kabupaten Sintang. Jadi kepada alumni, silakan maksimalkan potensi ini untuk bergabung termasuk dalam politik,” sarannya.

Apresiasi Pemda Sintang

Wakil Bupati Sintang, Melkianus yang mewakili Bupati Sintang mengapresiasi STAIMA Sintang yang kembali menggelar wisuda angkata ke XII. Ia menyebut, STAIMA Sintang sudah memberikan kontrIbusi yang besar pada Kabupaten Sintang dalam mencerdaskan anak bangsa.

“STAIMA Sintang sudah menghasilkan ribuan sarjana. Tentu ini merupakan kebanggaan untuk Kabupaten Sintang. Karena STAIMA Sintang telah bekerjasama, bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan. Semoga 60 orang yang diwisuda hari ini, bisa tetap bersinergi baik di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa,” harapnya.

60 orang mahasiswa STAIMA Sintang yang diwisuda.

“Tunjukanlah, buktikanlah bahwa semuanya bisa bekerjasama, bisa memberikan kontribusi pada masyarakat. Kami juga berharap lulusan STAIMA menjadi figur-figur terbaik yang pada akhirnya bisa membanggakan,” ucapnya.

Melkianus juga bangga karena masyarakat dari beberapa kabupaten bisa menimba ilmu di STAIMA Sintang. Ini membuktikan STAIMA Sintang mampu bersaing dengan universitas lain.

“Kami atas nama Pemda Sintang memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya pada STAIMA Sintang. Dan teruslah berkiprah membantu pemerintah untuk mencerdaskan anak bangsa. Pemda Sintang siap bekerjasma membangun STAIMA dan masyarakat di Kabupaten Sintang,” pungkasnya.