Viral! Pelajar SMA 3 Sintang Dijambret, Sempat Kejar Pelaku Hingga Terjatuh

oleh
Trifosa Maiulandari (15), pelajar SMA 3 Sintang yang jadi korban jambret saat melintas di Jalan Dharma Putra.

BERITA-AKTUAL.COM – Trifosa Maiulandari (15), pelajar SMA 3 Sintang jadi korban jambret saat melintas di Jalan Dharma Putra, Kecamatan Sintang, Rabu malam 13 Juli 2023. Korban yang hendak belok ke rumahnya di BTN Citra Baning Permai, disalip pelaku dari kanan dan langsung merampas handphone di dashboar kanan sepeda motor Scoopy.

Korban sempat berusaha mengejar pelaku hingga Lapngan Futsal Asifa, namun terjatuh hingga mengalami luka lecet di wajah, tangan hingga kaki.

Kejadian ini sempat viral di media sosial. Yang bersangkutan dinarasikan sebagai korban begal dengan foto dan video korban penuh luka.

Ketika ditemui wartawan di kediamannya pada Kamis 13 Juli 2023, Trifosa bercerita bahwa pada malam itu dirinya baru pulang dari berbelanja barang kebutuhan untuk mengikuti orientasi sebagai siwa baru di sekolahnya.

“Saat itu saya pulang dari Vans Mart untuk membeli spidol dan anti nyamuk. Spidol ini akan saya gunakan untuk menulis di kertas manila yang saya beli sepulang sekolah untuk keperluan orientasi siswa baru. Namun ketika hendak belok ke gang arah rumah, saya dipepet seseorang dan langsung merampas handphone di dashboard motor,” ungkapnya.

Saat itu juga, kata Trifosa, dirinya langsung berteriak dan berusaha mengejar pelaku. Namun ketika melintasi jalan aspal yang berpasir, dirinya terjatuh.

“Saya kemudian di tolong bapak-bapak yang baru pulang dari Masjid. Bapak itu juga yang membantu mengejar pelaku, namun kehilangan jejak sesampainya di Gang Teratai,” jelasnya.

Ketika terjatuh, Trifosa mengaku dibantu warga sekitar. Warga kemudian menelepon ibunya. Oleh ibunya, Trifosa dibawa ke klinik bidan untuk mendapatkan pengobatan. Selanjutnya membuat pengaduan ke Polres Sintang.

“Saya berharap handphone ditemukan dan pelaku cepat tertangkap. Karena banyak bahan keperluan sekolah yang tersimpan di handphone tersebut,” katanya sambil menangis.

Harapan serupa juga disampaikan Yuliana Daria, ibu dari Trifosa. ”Saya memohon dan berharap pada pihak kemanaan menindaklanjuti laporan kami soal penjabretan. Saya juga berharap pelaku segera ditangkap,” harapnya.