Lasarus Launching Peningkatan Jalan Kelam-Luit-Rentap, Anggaran Rp 43,9 M

oleh
Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus melakukan launching paket peningkatan jalan Kelam - Luit - Rentap (Klutap) di Desa Merpak, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang.

BERITA-AKTUAL.COM – Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus melakukan launching paket peningkatan jalan Kelam – Luit – Rentap (Klutap) di Desa Merpak, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, Sabtu 12 Agustus 2023.

Paket peningkatan jalan tersebut merupakan tindaklanjut kunjungan Ketua DPR RI Puan Maharani ke Ensaid Panjang, Kabupaten Sintang, belum lama ini. Selain peningkatan jalan, tahun depan akan dibangun juga Rumah Betang di Desa Ensaid Panjang. Semuanya bersumber dari APBN.

Menurut Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, anggaran paket peningkatan jalan Kelam – Luit – Rentap (Klutap) sebesar Rp 43,9 M. Sementara untuk peningkatan jalan hingga Baning Panjang dibutuhkan anggaran hingga Rp 151 M. Jadi masih dibutuhkan banyak dana.

“Pembangunan jalan ini sesuai Inpres atau intervensi pemerintah pusat terhadap jalan daerah. Apalagi ini adalah objek wisata terkenal di Kabupaten Sintang. Mudah-mudahan ini jadi pilot project, kalau berjalan baik semoga ada tambahan lagi tahun depan,” harapnya.

Politisi PDI Perjuangan ini juga meminta dukungan masyarakat agar kegiatan berjalan dengan baik dan lancar. “Kalau ada masalah di lapangan, saya minta kepala desa cepat tanggap. Kepada pelaksana, saya minta bekerja dengan baik,” jelasnya.

Ia mengatakan, ketika ada perbaikan jalan tentu ada resiko atau konsekuensi yang harus ditanggung masyarakat. Contohnya mengenai lahan, tanam tumbuh atau pipa air. “Solusinya ya bicarakan dengan baik, mohon para kepala desa ikut membantu supaya program berjalan lancar,” pinta Lasarus.

Dikatakan Lasarus, Bukit Kelam, Luit dan Rentap (Klutap) merupakan aset luar biasa bagi Kabupaten Sintang. Makanya ia berharap dengan adanya peningkatan jalan Klutap, akan mendukung pariwisata Sintang. “Jadi tinggal penataan saja, kalau jalan lebar dan bagus, makin banyak yang berkunjung. Kalau jalan bagus dan banyak pengunjung, ekonomi masyarakat juga akan terbantu,” katanya.

Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Kalbar, Handiyana mengatakan bahwa proyek jalan Klutap panjangnya 22 kilometer. Pelaksanaanya secara bertahap. “Mudah-mudahan ditahun 2024 akan dilaksanakan lagi hingga tuntas,” ujarnya.

“Kami juga mohon dukungan masyarakat dalam melaksanakan kegiatan ini. Kami juga terbuka dengan pengawasan oleh masyarakat sehingga kami bisa memberikan yang terbaik dalam pekerjaan jalan ini khususnya dalam mutu pekerjaan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang, Herkulanus Roni mengatakan salah satu batu monolit terbesar di dunia ada di Kabupaten Sintang yakni Bukit Kelam. Ini merupakan objek wisata yang terkenal hingga manca negara.

“Tapi salah satu persoalan yang kita hadapi adalah infrastruktur. Selain pariwisata, perekonomian masyarakat juga terdampak jalan rusak. Dan pemerintah daerah belum mampu menuntaskan persoalan tersebut. Dan kita bersyukur, pada tahun ini jalan Klutap diperbaiki melalui APBN,” ucapnya.

Dengan makin baiknya akses jalan Klutap, kata Roni, banyak manfaat yang akan dirasakan masyarakat. Salah satunya mempermudah masyarakat menjual hasil bumi. Belum lagi dampak pariwisata.

“Oleh karena itu atas nama Pemkab Sintang mengucapkan terima kasih atas kepedulian pemerintah pusat, mudah-mudahan kegiatan ini berlanjut,” harapnya.