Bukan Begal, Pria yang Tendang Motor Warga di Hutan Wisata Alami Gangguan Mental

oleh
Evakuasi pemuda dengan gangguan mental yang kabur usai diteriaki warga sebagai bekal setelah menendang motor ibu-ibu di Jalan Hutan Wisata.

BERITA-AKTUAL.COM – Selasa petang 29 Agustus 2023, warga Sintang dihebohkan dengan adanya seorang pria yang menendang motor ibu-ibu di Jalan Hutan Wisata.

Kejadian tersebut sontak membuat warga marah. Dikejar massa, pria berumur 21 tahun berusaha kabur dengan memanjat dan bertahan di pohon kurang lebih satu jam. Ketika turun, pelaku sempat dihajar massa.

Dimedia sosial, pemuda berinisial TN disebut-sebut sebagai begal. Namun menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Sintang, AKP Wendi Sulistiono, yang bersangkutan mengalami gangguan mental.

“Menurut keluarga pelaku yang datang ke Polres Sintang, mereka menjelaskan bahwa yang bersangkutan sudah 3 (tiga) tahun mengalami gangguan mental,” ungkap Kasat, Rabu 30 Agustus 2023.

Wendi kemudian menjelaskan kronologis kejadian tersebut. Menurutnya, sekitar jam 17.00 WIB korban YN hendak pulang ke rumah menggedarai sepeda motor dan melintasi Jalan Hutan Wisata Kelurahan Tanjung Puri Kecamatan Sintang. Saat di Jalan Hutan Wisata, YN dihadang oleh pelaku TN dan tiba-tiba sepeda motor ditendang sehingga korban dan sepeda motornya jatuh ke semak-semak di dekat parit. Akibatnya korban YN mengalami luka-luka.

“Kemudian korban YN dikejar oleh pelaku. TN dan korban YN berlari sambil berteriak minta tolong. Warga sekitar yang mendengar teriakan korban YN langsung menghampiri pelaku dan pelaku diteriaki begal. Kemudian pelaku dikeroyok oleh masa karena diduga sebagai pelaku begal,” jelasnya.

Tdak lama kemudian, kata Kasat, petugas yang mendapatkan informasi langsung datang ke TKP dan mengamankan pelaku TN ke Polres Sintang. Lalu korban YN ke Polres Sintang melaporkan peristiwa tersebut dan korban divisum.

“Tdak lama kemudian keluarga pelaku datang ke Polres Sintang dan menjelaskan bahwa pelaku sudah 3 (tiga) tahun mengalami gangguan mental. Oleh karena itu korban dan suaminya beserta keluarga pelaku sepakat menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan,” jelasnya.