SINTANG — Keterbatasan anggaran daerah akibat kebijakan efisiensi menjadi tantangan dalam pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan di Kabupaten Sintang. Menyikapi hal tersebut, Ketua Komisi B DPRD Sintang, Hikman Sudirman, berharap peran aktif para investor melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dapat lebih dimaksimalkan.
Hikman Sudirman yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sintang menyampaikan, keberadaan perusahaan di daerah seharusnya tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar, terutama dalam hal infrastruktur dasar.
Menurutnya, Kabupaten Sintang memiliki banyak investasi di sektor perkebunan kelapa sawit, serta sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang kehutanan atau kayu. Aktivitas perusahaan-perusahaan tersebut tentu memanfaatkan akses jalan sebagai sarana utama distribusi.
“Dengan kondisi anggaran yang terbatas saat ini, kami berharap perusahaan-perusahaan bisa berkontribusi melalui CSR, khususnya untuk membantu perbaikan jalan yang juga mereka gunakan,” ujar Hikman Sudirman.
Ia menegaskan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak swasta sangat penting agar pembangunan tetap berjalan meskipun fiskal daerah mengalami keterbatasan. Selain itu, keterlibatan perusahaan dinilai dapat mempercepat penanganan jalan rusak yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
Hikman juga berharap pemerintah daerah dapat mendorong dan mengoordinasikan pelaksanaan CSR secara lebih terarah, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas.
“Kalau semua pihak terlibat, perbaikan infrastruktur bisa lebih cepat dan merata,” pungkas legislator dari dapil Kayan Hulu dan Kayan Hilir ini.




