SINTANG – Kerusakan ruas jalan di Desa Bedayan, Kecamatan Sepauk, yang sempat viral di media sosial direspon Pemerintah Kabupaten Sintang.
Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, pada Kamis 2 April 2026 memerintahkan pengiriman alat berat ke lokasi guna memperbaiki kondisi jalan yang rusak parah tersebut.
Sebelumnya, kondisi Jalan Bedayan ramai diperbincangkan warga di media sosial. Sejumlah unggahan bahkan menyinggung Gubernur Kalimantan Barat, hingga muncul permintaan warga kepada Dedi Mulyadi atau yang dikenal sebagai KDM untuk membantu penanganan jalan tersebut.
Menanggapi hal itu, Bupati Bala menjelaskan bahwa perbaikan ruas jalan tersebut sebenarnya sudah masuk dalam perencanaan Unit Pelaksana Jalan dan Jembatan (UPJJ). Namun, proses teknis dan administrasi harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum pekerjaan dapat dilaksanakan.
“Perbaikan ini merupakan tindak lanjut dari kondisi jalan yang cukup parah di Bedayan. Secara perencanaan sudah ada, namun tahapan teknis dan administrasi di UPJJ harus diselesaikan terlebih dahulu, baru pekerjaan bisa dilakukan,” ujarnya.
Ia juga mengakui keterbatasan alat berat yang dimiliki UPJJ di Sintang menjadi salah satu kendala, sehingga mobilisasi tidak dapat dilakukan lebih cepat.
Untuk tahap awal, Pemkab Sintang mengirim satu unit excavator ke lokasi guna melakukan pembuangan air dan lumpur yang menggenangi badan jalan. Selanjutnya, dalam beberapa waktu ke depan akan disusul dengan pengiriman alat tambahan seperti vibro dan grader untuk meratakan permukaan jalan.
Bupati Bala menegaskan bahwa ruas Jalan Bedayan merupakan kewenangan pemerintah kabupaten, sehingga penanganannya menjadi tanggung jawab daerah. Meski demikian, pihaknya tetap menjalin komunikasi dengan pemerintah provinsi guna mendukung percepatan perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut.
Kepala UPJJ Wilayah III, Atiam membenarkan bahwa alat berat sudah dikirim ke Bedayan. “Alat berat jenis excavator sudah tiba di Bedayan. Besok kita kirim vibro dan grader,” beber Atiam.







