SINTANG – Anggota DPRD Kabupaten Sintang dari Fraksi PDI Perjuangan, Jimi Manopo, tidak bosan-bosannya mendorong percepatan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah perbatasan, khususnya ruas Sintang menuju Ketungau.
Dorongan tersebut disampaikan Jimi pada berita-aktual.com usai menghadiri Rapat Paripurna ke-9 Masa Persidangan I Tahun 2026 DPRD Kabupaten Sintang dengan agenda penyampaian Pokok-Pokok Pikiran DPRD Tahun Anggaran 2027, yang digelar pada Rabu 1 April 2026.
Menurut Jimi, kondisi jalan menuju Ketungau masih memerlukan perhatian serius dari pemerintah, baik kabupaten, provinsi, maupun pusat. Ia menjelaskan bahwa ruas jalan di jalur tersebut terbagi dalam beberapa kewenangan.
Untuk ruas yang menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten, di antaranya Simpang Semubuk–Merakai, Simpang Merakai–Panggi Agung, Panggi Agung–Simpang Nanga Bugau, hingga Simpang Nanga Bugau–Pintas Keladan sepanjang 13 kilometer.
“Ruas-ruas ini tentu perlu perhatian pemerintah kabupaten agar masyarakat semakin nyaman melintas. Saat musim hujan jalan menjadi becek, sementara saat kemarau kondisi berdebu,” ujarnya.
Selain itu, terdapat pula ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, yakni dari Sintang hingga Semubuk. Jimi berharap pemerintah provinsi dapat memberikan perhatian lebih terhadap perbaikan jalan tersebut.
Ia menegaskan, akses jalan menuju Ketungau sangat strategis karena merupakan jalur penting menuju wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia.
“Ini akses vital bagi masyarakat perbatasan, sehingga perlu sinergi semua pihak agar pembangunan infrastruktur bisa segera terealisasi,” harap legislator yang merupakan putra asli daerah perbatasan tersebut.
Jimi juga berharap pemerintah pusat terus melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan di kawasan perbatasan. Ia pun mengapresiasi berbagai upaya pembangunan yang telah dilakukan selama ini agar konektivitas antarwilayah semakin baik.





