SINTANG – Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala resmi menetapkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sintang Tahun Anggaran 2027 di Pendopo Bupati Sintang, Senin (6/7/2026). Dalam arahannya, Bala meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera mempersiapkan pelaksanaan program tahun depan sekaligus menggenjot serapan anggaran tahun 2026 yang masih berada di kisaran 40 persen.
Penetapan RKPD 2027 yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang tersebut dihadiri Sekretaris Daerah serta seluruh kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang.
Bupati Gregorius Herkulanus Bala mengatakan penyusunan RKPD 2027 telah melalui seluruh tahapan perencanaan dan penyempurnaan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Dokumen RKPD tahun 2027 merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJMD Kabupaten Sintang Tahun 2025–2029. Selain itu, RKPD ini menjadi pedoman penyusunan KUA-PPAS dan Rancangan APBD Tahun 2027,” ujarnya.
Menurut Bala, tema pembangunan yang diusung pada RKPD 2027 adalah “Pembangunan Infrastruktur yang Merata dan Berkualitas untuk Memperkuat Daya Saing Daerah yang Berkelanjutan.”
Ia menjelaskan tema tersebut menjadi arah pembangunan daerah dalam meningkatkan konektivitas wilayah, memperkuat pelayanan dasar, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Bupati juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar menjadikan target pembangunan sebagai orientasi utama dalam bekerja.
“Target RKPD 2027 meliputi peningkatan pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia, peningkatan indeks infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan reformasi birokrasi. Saya mengajak seluruh perangkat daerah menjadikan target tersebut sebagai orientasi utama dalam pelaksanaan pembangunan,” katanya.
Usai penetapan RKPD, Bala meminta seluruh OPD tidak menunda persiapan pelaksanaan program dan kegiatan tahun anggaran 2027.
“Seluruh perangkat daerah perlu memastikan setiap program prioritas dapat dilaksanakan tepat waktu, tepat sasaran, dan sesuai target yang telah ditetapkan. Saya meminta setiap kepala perangkat daerah segera mempersiapkan seluruh kebutuhan pelaksanaan program dan kegiatan, mulai dari kesiapan organisasi, koordinasi lintas sektor, hingga mengidentifikasi potensi kendala yang dapat memengaruhi pelaksanaan pembangunan,” tegasnya.
Untuk mempercepat pelaksanaan proyek fisik tahun depan, Bala mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang telah menyiapkan anggaran konsultan pada APBD Perubahan 2026.
“Dengan demikian pelaksanaan program dapat berlangsung lebih efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat sesuai waktu yang direncanakan. Pada APBD Perubahan 2026, saya juga siapkan anggaran untuk konsultan, sehingga Perkim dan PU tidak lamban dalam melaksanakan pekerjaan tahun depan dan tidak ada masalah,” ujarnya.
Di sisi lain, Bala mengingatkan seluruh OPD agar bersiap menghadapi kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
Menurutnya, langkah antisipasi perlu dilakukan melalui pemangkasan belanja operasional yang tidak menjadi prioritas, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), penguatan kapasitas organisasi, pemanfaatan teknologi informasi, pengembangan inovasi pelayanan publik, serta memperkuat koordinasi antarunit kerja.
“Berbagai langkah ini sangat penting dilakukan untuk mencegah potensi defisit anggaran akibat berkurangnya dana transfer dari pusat. Saya optimistis dengan kerja sama, disiplin, dan komitmen yang kuat, target pembangunan Kabupaten Sintang tahun 2027 dapat dicapai dengan baik guna mewujudkan sasaran RPJMD 2025–2029,” katanya.
Bala juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyusunan RKPD, mulai dari perangkat daerah, DPRD Kabupaten Sintang, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, hingga para pemangku kepentingan lainnya.
Menurutnya, sinergi yang telah dibangun menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang efektif, merata, dan berkelanjutan.
Menutup arahannya, Bupati Bala kembali mengingatkan rendahnya realisasi anggaran Pemerintah Kabupaten Sintang pada tahun berjalan.
“Saya lagi-lagi mengingatkan tentang serapan kita di tahun 2026 ini. Data terkini serapan anggaran baru 40-an persen. Jadi mohon digenjot di setiap OPD, mengoreksi diri masing-masing,” pesannya.





