BERITA-AKTUAL.COM – Bupati Sintang Jarot Winarno kembali menjalani perawatan di rumah sakit akibat terjatuh dari kamar mandi pada Jumat 22 Juli 2022. Akibat musibah tersebut, tulang paha atas retak dan menjalani operasi di RS Antonius Pontianak pada Senin 25 Juli 2022.
Sekda Sintang, Yosepha Hasnah mengungkapkan, Bupati Sintang dioperasi Senin pagi pukul 07.30-09.00 WIB di RS Antonius Pontianak. “Kondisi beliau tadi sudah sadar. Kondisinya umum baik, cuma sekarang dalam pemulihan,” ungkap Yosepha.
Dikatakan Yosepha, berdasarkan informasi langsung yang diterimanya, 3 hari kedepan Bupati Sintang sudah bisa keluar rumah sakit. “Mudah-mudahan tidak ada hal lainnya yang bisa mengganggu kesehatan beliau,” harapnya.
Yosepha kemudian bercerita kronologis awal Bupati Sintang terjatuh dari kamar mandi. Pada Jumat siang, Bupati bertolak dari Sintang ke Pontianak menggunakan pesawat. Kemudian sekitar pukul 13.00 WIB, Bupati jatuh di kamar mandi.
“Kondisi tersebut menyebabkan paha kanan retak. Retaknya agak parah sehingga pada Sabtu beliau dibawa ke rumah sakit karena sangat kesakitan. Keretakan tulang paha diketahui setelah pemeriksaan dan perlu operasi. Hari ini beliau baru bisa dioperasi dan langsung ditangani oleh dokter tadi pagi,” jelasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Sintang, Harysinto Linih mengatakan, karena mengalami patah tulang paha kanan bagian atas. Atau bagian kepala tulang paha. Bagian yang patah itu diganti dengan kepala sintesis yang terbuat dari besi khusus.
“Mudah-mudahan 3 hari lagi Pak Bupati sudah bisa keluar rumah sakit dan besok sudah bisa berjalan. Kondisi beliau aman, bagus, semuanya stabil. Sekarang dalam obeservasi pemulihan setelah dioperasi,” bebernya.
Dikatakan Sinto, untuk sementara aktivitas berjalan masih menggunakan alat bantu. Kemudian masih pakai kursi roda karena belum bisa dipaksa.
“Tapi itu hanya untuk berjalan. Kalau untuk kegiatan-kegiatan lain yang tidak harus jalan, beliau tetap seperti biasa. Untuk penyembuhan, info dari dokter bedah bahkan dari info dokter spesialis bedah tulang, 3 hari aja beliau sudah bisa jalan. Tapi dengan bantuan lah. Untuk membiasakan diri, paling satu bulan sudah bisa lah,” jelasnya.






