Warga Desak Difungsikannya Jembatan Ketungau II hingga Perbaikan Jalan dan Jembatan di Merakai

oleh
Aliansi Peduli Rakyat Seberang (PERANG) menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten Sintang terkait perbaikan infrastruktur di wilayah Ketungau Tengah.

SINTANG – Belasan warga yang tergabung dalam Aliansi Peduli Rakyat Seberang (PERANG) menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten Sintang terkait perbaikan infrastruktur di wilayah Ketungau Tengah, Rabu 1 April 2026.

Melalui surat pernyataan yang disampaikan kepada pemerintah daerah melalui Camat Ketungau Tengah, aliansi tersebut menyoroti kondisi jalan dan jembatan yang dinilai belum memadai serta menghambat aktivitas masyarakat, khususnya di kawasan Nanga Merakai dan sekitarnya.

Koordinator aksi, Yadi, saat dikonfirmasi Kamis 2 April 2026, mengatakan terdapat empat poin utama yang menjadi tuntutan warga.

Pertama, warga meminta agar Jembatan Ketungau II segera difungsikan, sekaligus dilakukan pengerasan jalan menggunakan sirtu dari jembatan tersebut menuju kawasan HTI.

Kedua, aliansi mendesak pemerintah untuk segera membangun jembatan lingkar Kota Merakai dengan konstruksi beton permanen.

Ketiga, warga menyoroti pentingnya pengaspalan seluruh jalan di pusat Kota Merakai guna meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan masyarakat.

Keempat, mereka meminta perbaikan jalan dari kawasan HTI menuju Mengerat, terutama pada titik-titik rawan, dengan metode pengecoran setebal 30 cm serta dilengkapi pembangunan drainase beton.

Yadi menegaskan, tuntutan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi infrastruktur yang selama ini dinilai belum optimal.

Selain itu, aliansi juga memberikan tenggat waktu selama tujuh hari kepada pemerintah daerah untuk memberikan jawaban dan keputusan atas tuntutan tersebut.

“Apabila dalam waktu yang ditentukan tidak ada respons, kami akan mengambil langkah lanjutan,” tegasnya.

Aliansi Peduli Rakyat Seberang bahkan menyatakan siap melakukan penyegelan Kantor Kecamatan Ketungau Tengah untuk waktu yang tidak ditentukan jika tuntutan mereka tidak segera ditindaklanjuti.

No More Posts Available.

No more pages to load.