33 Peserta dengan 73 Produk Ikuti Lomba Produk Unggulan Daerah Sintang 2026

oleh
Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny menyerahkan hadiah pada salah satu pemenang lomba PUD Sintang tahun 2026.

SINTANG – Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar pengumuman sekaligus penyerahan hadiah kepada para pemenang Lomba Produk Unggulan Daerah (PUD) Kabupaten Sintang Tahun 2026 di Pendopo Bupati Sintang, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, Forkopimda dan banyak undangan lainnya.

Ketua Panitia, Kurniawan, mengatakan lomba tersebut merupakan bagian dari implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sintang Tahun 2025–2029, khususnya pada misi kedua dan keempat.

Menurutnya, misi kedua menitikberatkan pada penguatan ekonomi daerah melalui pengembangan potensi unggulan, sedangkan misi keempat bertujuan mewujudkan ekonomi hijau sebagai pondasi ketahanan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

“Produk Unggulan Daerah menjadi strategis bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya lokal, memperkuat ekonomi masyarakat, sekaligus menjaga keberlangsungan lingkungan,” ujar Kurniawan.

Ia menjelaskan, Pemkab Sintang selama ini telah melakukan berbagai tahapan dalam pengelolaan dan pengembangan Produk Unggulan Daerah. Di antaranya menyusun rencana aksi kolaborasi pengembangan PUD yang melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dan mitra, serta menetapkan 25 Produk Unggulan Daerah melalui Surat Keputusan (SK) pada tahun 2024.

Pada tahun 2026 ini, kata Kurniawan, pemerintah kembali akan menetapkan Produk Unggulan Daerah melalui keputusan bupati, dengan salah satu tahapan pentingnya adalah pelaksanaan lomba yang pemenangnya diumumkan pada hari ini.

“Kalau sebelumnya ada madu kelulut, biskuit Bischo, tenun ikat dan lain sebagainya, maka tahun ini akan ada Produk Unggulan Daerah dengan klasifikasi yang lebih spesifik. Salah satunya kategori kuliner seperti Sintang Asin, Sintang Pedas, dan Sintang Manis yang menjadi ciri khas daerah kita,” jelasnya.

Kurniawan menuturkan, produk-produk yang terpilih merupakan representasi potensi lokal Kabupaten Sintang yang dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Lomba ini merupakan proses untuk mengidentifikasi produk-produk terbaik guna meningkatkan kualitas usaha sekaligus mempersiapkan pelaku usaha agar mampu menembus pasar yang lebih luas,” katanya.

Ia mengungkapkan, lomba yang telah dilaksanakan sekitar satu bulan lalu diikuti oleh 33 peserta dengan total 73 produk dari berbagai kategori, yakni Sintang Asin, Sintang Manis, Sintang Pedas, serta kategori komoditas potensial.

Seluruh produk yang masuk, lanjutnya, telah melalui proses seleksi dan penilaian yang cukup panjang oleh dewan juri. Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah aspek, mulai dari kualitas produk, inovasi, pemanfaatan bahan baku lokal, keberlanjutan usaha, hingga potensi pengembangan pasar.

“Produk-produk terbaik yang diumumkan hari ini dipilih karena dinilai memiliki kualitas, inovasi, memanfaatkan bahan baku lokal, memiliki nilai keberlanjutan usaha, serta berpotensi untuk dikembangkan ke pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Usai diumumkan sebagai pemenang, produk-produk tersebut tidak langsung berhenti pada tahap kompetisi. Pemerintah Kabupaten Sintang bersama mitra pendamping akan memberikan pembinaan lanjutan melalui program inkubasi usaha agar kualitas produk semakin meningkat dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

“Setelah ini produk-produk tersebut akan mengikuti proses inkubasi bersama mitra kami, Gemilang. Nantinya akan dilakukan penajaman dan pengembangan lebih lanjut agar produk-produk unggulan Kabupaten Sintang benar-benar siap masuk ke pasar yang lebih luas,” tutup Kurniawan.

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.