SINTANG – Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada 4 kelompok tani (poktan) di Bumi Senentang, Minggu 15 Juni 2024.
Alsintan yang diserahkan tersebut berupa 1 unit combine harvester, 2 unit traktor roda empat dan 1 unit traktor roda dua. Alsintan yang dimaksud merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian RI.
Penyerahan bantuan dilakukan di sela pembukaan kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Sintang di Balai Praja Kantor Bupati Sintang.
Adapun kelompok tani yang mendapatkan bantuan alsintan tersebut diantaranya:
- Kelompok Tani Ingin Maju, Desa Paribang Baru, Kecamatan Tempunak mendapatkan bantuan Combine Harvester
- Kelompok Tani Temawai Desa Ransi Dakan, Sungai Tebelian mendapatkan bantuan traktor roda empat
- Kelompok Tani Tunas Harapan Desa Repak Sari Kecamatan Tempunak mendapatkan bantuan traktor roda empat
- Kelompok Tani Ketupung Laki, Desa Emparu Baru, Kecamatan Dedai mendapatkan bantuan traktor roda dua.
Penyerahan bantuan alsintan berupa Combine Harvester dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny kepada Kelompok Tani Ingin Maju, Desa Paribang Baru, Kecamatan Tempunak.
Bantuan traktor roda empat diserahkan oleh Zainudin selaku Wakil Ketua Hubungan Antar Lembaga DPD TMI Sintang kepada Kelompok Tani Temawai Desa Ransi Dakan, Sungai Tebelian.
Kemudian, bantuan traktor roda empat diserahkan oleh Ketua DPD TMI Sintang Agustinus kepada Kelompok Tani Tunas Harapan Desa Repak Sari Kecamatan Tempunak.
Selanjutnya, bantuan traktor roda dua diserahkan oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura, Syafarman yang mewakili Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang. Penerimanya adalah Kelompok Tani Ketupung Laki, Desa Emparu Baru, Kecamatan Dedai.
Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny mengatakan bahwa bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian sangat bermanfaat untuk bidang pertanian di Kabupaten Sintang. Apalagi dengan anggaran Sintang yang minim ditambah cakupan wilayah yang sangat luas, tentu tidak mampu mengakomodir keinginan semua kelompok tani terkait kebutuhan alsintan.
“Makanya saya berharap alsintan ini digunakan dengan maksimal, efektif dan efisien. Kalau bisa penggunaannya diatur secara bergiliran,” saran Ronny.
Ia juga berharap bantuan alsintan yang ada bisa meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Sintang, baik itu komoditas padi, jagung maupun komoditi-komoditi lainnya.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang, Syafarman menegaskan bahwa bantuan alsintan tersebut sangat bermanfaat untuk petani di Bumi Senentang.
Ia mengatakan, perjuangan untuk mendapatkan bantuan alsintan dari pusat tidak mudah, ini memerlukan waktu, tenaga dan juga pikiran. “Namun berkat perjuangan Pemkab Sintang dan TMI, petani kita bisa menikmati alsintan ini,” katanya.
Dikatakannya, kebutuhan kelompok tani di Kabupaten Sintang akan alsintan sangat tinggi. Oleh karena itu, Syafarman sangat mengharapkan dukungan Pemerintah Kabupaten Sintang dan banyak pihak.
“Dan bagi poktan yang mendapatkan bantuan alsintan ini patut bersyukur. Alsintan yang ada harus dirawat dengan baik agar bantuan itu tidak sia-sia,” pintanya.
Syafarman juga berharap TMI ikut mengawasi penggunaan alsintan di poktan. Sehingga tujuan untuk mendukung swasembada pangan pemerintah Prabowo-Gibran bisa tercapai.
Ketua DPD TMI Sintang, Agustinus mengatakan meski TMI Sintang baru seumur jagung, tapi sudah berkontribusi dalam bidang pertanian di Bumi Senentang. Salah satunya dengan memperjuangkan bantuan alsintan dari pemerintah pusat yang diterima 4 kelompok tani pada hari ini.
“Awalnya kami mengusulkan cukup banyak alsintan untuk kelompok tani. Dan yang sudah datang di Sintang ada 4 unit,” bebernya.
Kata Agustinus, bantuan ini membuktikan bahwa jajaran TMI mulai dari pusat hingga daerah sangat serius membantu petani. Dan Kabupaten Sintang patut bersyukur karena menjadi salah satu daerah yang mendapatkan bantuan alsintan ini.
“Dari total kabupaten/kota di Kalbar, hanya Ketapang dan Sintang yang mendapatkan bantuan alsintan ini,” bebernya.
Kedepan, sambung Agustinus, pihaknya tetap mengajukan usulan-usulan ke pusat agar semakin banyak bantuan untuk Sintang dalam memajukan pertanian. Dirinya juga meminta dukungan dari Bupati atau Wakil Bupati serta Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang. Sehingga apa yang menjadi cita-cita bersama yakni memajukan masyarakat petani bisa tercapai.





